Tips menghadapi berbagai macam Interview

oleh | 22 January 2009 | 0 Komentar

Setidaknya ada 10 macam wawancara kerja—sebuah wawancara yang digunakan calon pemberi pekerjaan kepada kita untuk mengetahui kualifikasi kita. Di bawah ini sepuluh tips untuk berbagai wawancara tersebut:

1. Wawancara via telepon: Tujuan Anda dalam wawancara telepon adalah untuk mendapatkan wawancara tatap muka. Perlakukan semua panggilan telepon dari jejaring sosial Anda yang penting atau perusahaan rekrutmen sebagai wawancara telepon.

2. Wawancara tatap muka: Ini biasanya adalah kelanjutan dari wawancara via telepon, biasanya dengan satu individu saja. Anda mungkin akan melalui serangkaian wawancara tatap muka dengan berbagai orang dari satu organisasi. Jangan sampai Anda kelelahan. Perlakukan semua interview tersebut bagaikan wawancara yang pertama!

3. Wawancara Perilaku (Behavioral Interview): Wawancara ini berdasarkan teori bahwa kinerja seseorang di masa lalu adalah indicator terbaik untuk kinerjanya di masa depan. Karena itu, lewat pertanyaan-pertanyaannya, interviewer mencari bukti kompetensi dan fungsi-fungsi penting dalam suatu posisi. Siapkanlah diri Anda untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar kompeten dalam pekerjaan Anda di masa lalu.

4. Wawancara situasional (Situational Interview): Wawancara jenis ini menanyakan apa yang akan Anda lakukan seandainya berada dalam situasi-situasi tertentu dan apa yang pernah Anda lakukan dalam situasi tersebut. Interviewer mungkin akan meminta Anda mendemonstrasikan atau menggambarkan bagaimana cara Anda mengatasi situasi-situasi yang relevan dengan posisi yang sedang ditawarkan.

5. Stress Interview: Wawancara ini dirancang untuk melihat kemampuan Anda dalam menghadapi tekanan, stress interview menggunakan asumsi bahwa reaksi Anda terhadap stress/tekanan dalam interview akan sama seperti reaksi Anda terhadap pekerjaan. Tetap tenang dan jangan mengambil hati atas tindakan interviewer.

6. Panel/Committee interview: Dua atau lebih orang akan mewawancarai Anda sekaligus. Persiapkanlah diri Anda baik-baik. Jangan takut untuk melirik catatan Anda untuk memastikan Anda telah mengatakan point-point penting yang telah Anda catat sebelumnya. Jangan lupa untuk mencatat apabila ada hal penting. Kegiatan ini akan membuat Anda merasa seperti berada dalam sebuah rapat bisnis dan bukan sedang menjadi saksi yang ditanyai di pengadilan.

7. Wawancara kelompok (Group Interview): Beberapa orang kandidat dikumpulkan dan diberikan berbagai tugas, dari pertanyaan individual untuk dijawab sendiri-sendiri hingga tugas kelompok. Kunci dalam wawancara seperti ini adalah tampillah seperti seorang pemimpin, atau setidaknya paling menonjol.

8. Wawancara simulasi (Simulation Interview): Tes ini dapat berupa studi kasus, tes penilaian situasional, ataupun demonstrasi. Interviewer cenderung memberikan pekerjaan kepada seorang yang paling baik dalam wawancara, bukan seorang yang paling baik dalam pekerjaan. Jadi, gunakanlah simulasi ini sebaik mungkin untuk menunjukkan betapa baiknya Anda dalam melakukan pekerjaan.

9. Wawancara melalui videoconference: Kenakan pakaian yang berwarna tegas dan hindari terlalu banyak perhiasan. Gunakan bedak tipis-tipis untuk mengurangi wajah tampak berminyak. Tataplah langsung pada kamera dan ingatlah untuk menunggu jeda waktu transmisi data dalam videoconference ini. Santai saja agar terlihat nyaman dan menikmati proses tersebut. Bila perusahaan merasa nyaman menggunakan teknologi ini, mereka juga mengharapkan seseorang yang nyaman dengan teknologi tersebut!

10. Wawancara sambil makan siang atau makan malam: Ini bukan perkara gizi. Interviewer yang mengajak Anda makan siang sambil wawancara sebenarnya tertarik untuk mengamati keterampilan sosial Anda. Inilah saatnya untuk mengingat kembali semua peraturan soal etika di meja makan yang pernah diajarkan ibu Anda ketika Anda masih muda!

11. Tips tambahan: Apapun jenis wawancaranya, Anda harus mempersiapkan diri dengan cukup riset mengenai perusahaan dan posisi yang ditawarkan. Siapkan diri Anda sebaik mungkin dan fokuskan perhatian untuk menunjukkan kemampuan Anda yang lebih baik dari pesaing-pesaing Anda.

#wawancara kerja, tips & trik wawancara

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2020 Konsultan Karir. All rights reserved.