Test EPPS

Bagaimana cara penilaian test EPPS dalam psikotes?
Jawaban yang seperti apa yang harus saya jawab agar saya dapat di terima di ITB
Terimakasih

Rizca

Dear Sdr. Rizca,

Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) mengukur (mengungkap) 15 motif/kebutuhan personal (khas) melalui 225 item berpasangan. Anda akan diminta untuk memilih yang paling sesuai dengan diri sendiri. Secara singkat, Anda bisa mencermati 15 kebutuhan yang akan diungkap dalam EPPS berikut:

  1. Achievement : kebutuhan untuk menyelesaikan tugas dengan baik/optimal
  2. Deference: kebutuhan untuk menuruti/menyesuaikan diri dengan norma atau menundanya
  3. Order: kebutuhan untuk membuat perencanaan dan pengelolaan (teratur)
  4. Exhibition: kebutuhan untuk menjadi pusat perhatian dalam kelompok
  5. Autonomy: kebutuhan untuk memiliki otonomi atas tanggung jawab dan kewajibannya sendiri
  6. Affiliation: kebutuhan untuk menjalin interaksi sosial yang lekat
  7. Intraception: kebutuhan untuk menganalisa perilaku atau perasaan orang lain
  8. Succorance: kebutuhan untuk menerima support dari orang lain
  9. Dominance: kebutuhan untuk memimpin dan mempengaruhi orang lain
  10. Abasement: kebutuhan untuk menerima kesalahan dan mengakui pada orang lain
  11. Nurturance: kebutuhan untuk membantu orang lain
  12. Change: kebutuhan untuk mencari pengalaman baru dan menghindari rutinitas
  13. Endurance: kebutuhan untuk menuntaskan tugas (daya tahan)
  14. Heterosexuality: kebutuhan untuk berinteraksi dengan lawan jenis
  15. Aggression: kebutuhan untuk menyampaikan pendapat dan kritis terhadap orang lain

Hasil EPPS akan membentuk grafik yang menunjukkan apakah Anda memiliki kecenderungan kuat di kebutuhan achievement, nurturance, endurance atau lainnya. Dari sini, tentu Anda sudah bisa memperkirakan, jurusan A di ITB membutuhkan orang-orang seperti apa? Untuk lingkup teknik, biasanya diperlukan orang-orang yang memiliki endurance kuat, achievement (kalau ini semua), autonomy, order. Sejumlah 225 item ditujukan untuk mendapatkan gambaran kepribadian Anda.

Pertanyaan Anda ‘jawaban apa agar bisa diterima’ tidak berlaku untuk psikotest (termasuk EPPS). Sebab, psikotest bukan mengukur ‘ilmu yang dipelajari’ namun untuk mendapatkan gambaran diri agar bisa optimal melakukan aktivitas (belajar - bekerja). Asumsinya, seseorang akan menampilkan performa terbaik ketika berada di lingkungan dan melakukan aktivitas yang menyenangkan juga membuat nyaman. Kesulitan akan menjadi tantangan untuk terus dipelajari dan dijawab.

Saran kami, persiapkan fisik dan mental Anda dengan cara beristirahat cukup sebelum test. Mood jelek dan kondisi fisik yang kurang fit dapat mempengaruhi pengerjaan psikotest. Mengerjakan psikotest seperti mengeluarkan ’seluruh’ diri yang dapat melelahkan mental. Mungkin bisa saja ada yang akan memanipulasi dengan memilih jawaban yang terlihat baik. Jawaban ini disebut ’social desirability’ dan telah memiliki antisipasinya. Jika jawaban Anda cenderung membentuk ‘faking good/mengesankan baik’ maka akan dianggap tidak valid atau tidak dapat digunakan. Psikotest juga akan menggunakan lebih dari satu instrumen untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang diri Anda.  So, be your self:)

Semoga bermanfaat, terima kasih.

Salam,

Ardiningtiyas

This post was submitted by Rizca Zahra.

Tags: , , , ,

One comment
Leave a comment »

  1. […] dari http://konsultankarir.com/2010/06/10/konsultasi/test-epps/ Bookmark It Hide Sites « Hasil Polling “Apakah hal yang paling […]

Leave Comment