Menjadi Profesional yang Gaul

oleh | 12 December 2011 | 0 Komentar

Judul : Competence for Success – Maksimalkan Potensi Diri Menjadi Profesional Berkompeten: Peran Sosial & Citra Diri
Penulis: Febe Chen
Tahun: 2011
Tebal: 104 hal + x
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp.30.000,-
Peresensi: Ardiningtiyas Pitaloka

Buku kecil ini terdiri atas dua bagian yakni Peran Sosial dan Citra Diri yang ditulis secara sederhana dan ringan. Pada peran social, penulis mengingatkan pembaca akan makna penting bekerja melalui ‘Bermartabat karena Bekerja’ untuk selanjutnya memasuki pembahasan lingkungan social dalam bekerja. Penulis menggunakan pendekatan praktis berupa tips seperti bagaimana menjadi professional berkompeten yang gaul, tips untuk mampu membaur dan tetap menjadi diri sendiri, tips mampu beradaptasi dan mengembangkan empati. Febe berusaha mengarahkan pembaca untuk jeli membaca situasi dan mendorong diri untuk mampu menemukan sisi positif dinamika social di tempat kerja.

Salah satu manfaat dan tujuan orang menjalin interaksi social adalah untuk berbagi alias curhat. Akan tetapi, penulis dalam hal ini mengingatkan pembaca untuk tidak selalu curhat, karena professional yang kompeten adalah orang yang tidak mengeluh. ‘Jangan bebani mereka dengan masalah kita karena semua orang memiliki beban dan masalah mereka masing-masing’. Sebaiknya kita bertindak sebagai pemberi solusi dan tidak hanya memusatkan perhatian pada masalah. Kunci lain untuk meraih hubungan yang baik adalah dengan membiarkan orang lain merasa penting. Artinya, kita perlu melatih diri untuk menjadi pendengar yang baik dan empati.

Pada bagian ke-2 yakni Citra Diri, penulis menekankan pada peningkatan kualitas individu dalam bekerja, seperti meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kemampuan berimajinasi, juga merombak cara pikir. Pembahasan ini menunjukkan titik berat penulis dalam mengembangkan potensi diri secara internal, termasuk dalam membentuk citra diri dalam interaksi social. Yang menarik adalah penulis tidak menyarankan pembaca untuk mengambil langkah instan melainkan menekankan bahwa pengembangan diri merupakan proses yang tidak dapat dicapai dalam waktu singkat!

Pembelajaran memiliki makna berbeda dalam tiap tahap kehidupan anak manusia. Secara sederhana, penulis meringkaskan pandangan Andrias Harefa seperti berikut; pada masa anak-anak, belajar berarti proses mendapatkan, mengumpulkan informasi, pengetahuan dan ketrampilan, ilmu pengetahuan dan nilai-nilai hidup yang relative baru. Ketika kita menginjak dewasa, belajar adalah proses unlearn dan relearn. Unrelarn artinya meninggalkan, melepaskan, mencopot, atau membuang pelajaran-pelajaran yang ternyata tidak benar/tidak baik. Sementara relearn bermakna memperbaiki pengetahuan yang salah, meningkatkan ketrampilan yang kurang, meluruskan pemahaman yang keliru, mengadopsi nilai-nilai baru yang lebih dekat dengan kebenaran.

Buku ini patut dibaca untuk Anda yang memiliki mobilitas cukup tinggi, karena tidak terlalu tebal dan kecil. Selain itu, Anda tidak harus membaca secara runtut, melainkan dapat menikmatinya secara acak. Akan lebih menarik jika buku ini juga dilengkapi dengan halaman kosong di tiap sub bab sebagai ‘latihan’ spontan. Misal dalam bab Tingkatkan Kualitas Diri & Kehidupan Anda, pada bagian akhir terdapat The Secret of Happiness yang berisi tips untuk mengetahui potensi, bakat atau talenta dengan mencoba & mempelajari banyak hal serta mencari pengalaman sebanyak mungkin. Tiga hal ini dapat membuat kita mengetahui passion dalam kerja, panggilan dan tujuan hidup kita. Pembaca akan lebih merasa terlibat jika setelah halaman tersebut terdapat semacam tugas untuk merenungkan perjalanan karir yang telah dilalui atau rencana karir yang akan dijalankan. Begitupun di bagian lain, sehingga pemikiran/refleksi yang melintas ketika membaca rangkaian tips dan pembahasan buku ini dapat lebih tereskplorasi.

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2020 Konsultan Karir. All rights reserved.