Strategi Sukses Para CEO

oleh | 8 January 2010 | 0 Komentar

konseling pekerjaan dan karirJudul : Strategi Sukses para CEO
Penulis : BusinessWeek
Penerbit : Kaifa, PT. Mizan Pustaka 2008
Peresensi : Lestari N.
Jumlah Halaman: 287
Pengantar: Rhenald Kasali, Ph.D

Jika membincangkan beragam produk dan jasa dunia semacam Dell, Samsung, Motorola, IBM, dan deretan branch yang sangat populer, maka mau tak mau kita akan membicarakan kisah sukses para CEO (Chief Executive Officer)-nya. Namun tentu saja keberhasilan para CEO dunia ini tidak diraih dalam sekejap mata, pastilah dengan penuh perjuangan dan liku-liku yang penuh trik dan mendebarkan bila semata-mata dilihat dari sisi kalkulasi bisnis yang kasat mata.

Bayangkan saja Anda sebagai seorang pimpinan perusahaan tiba-tiba harus berhadapan dengan seluruh karyawan dalam organisasi, tindakan apa yang harus Anda lakukan? Tentu saja Anda harus bertindak taktis, seperti yang dilakukan oleh Edward Zander, CEO Motorola. Zander yang dengan tegasnya melucuti birokrasi yang melemahkan dan mengakhiri budaya persaingan internal yang merusak (hal 103). Usaha Zander bukan persoalan ringan namun dia bahkan tidak segan mengatakan pada pegawainya: “Jika kalian tidak kooperatif dan bekerja sama, akan saya habisi kalian”. Terlihat sangat ambisius sekaligus dramatis, namun Zander membuktikan bahwa ancamannya sebagai sebuah punishment berlaku sama untuk reward yang dia janjikan dengan menaikkan gaji dan pemberian bonus yang besar.

Upaya perubahan dengan angin segar juga di lakukan oleh Edouard Michelin, yang mewarisi perusahaan ban legendaris keluarga. Langkahnya tergolong pelan namun pasti dalam merubah pola perusahaan keluarga tradisional versi kakek dan ayahnya, menuju sebuah perusahaan internasional yang terus berkembang marginnya. Selain fokus pada konsumen yang paling memberikan keuntungan (kelas premium), Michelin juga berusaha mengambil keuntungan dari kesalahan pesaing (hal 225).

Versi perubahan lain dilakukan juga oleh Arthur J. Sulzberger Jr., CEO sekaligus ahli waris dari New York Times Co., yang harus menghadi perubahan tuntutan konsumen di zaman digital ini. CEO muda ini datang ketika surat kabarnya menghadapi merosotnya jumlah oplah, berpindahnya pemasang iklan dan kelangsungan model bisnis koran tradisional, serta belum lagi adanya skandal yang sempat mempengaruhi kredibilitas perusahaannya. Di tengah situasi itulah inovasi dan tindakan taktis dilakukan oleh Sulzberger Jr. dengan berbagai gebrakan barunya, terbukti akhirnya perusahaannya mampu menerbitkan berbagai surat kabar lain dengan kelas nasional dan internasional.

Tiga kisah strategi jitu para CEO di atas merupakan bagian dari 14 kisah para CEO dunia yang membagi ilmu dan pengetahuannya lewat reportase di majalah BusinessWeek, yang kemudian dibukukan dengan cara yang sangat menarik. Selain sangat inspiratif buku ini juga memberikan point kunci pelajaran pada tiap halaman awal dari sajian kisah tokoh CEO-nya, dan juga diakhiri dengan halaman penutup yang bertuliskan pokok dari masalah, solusi serta mempertahankan kemenangan. Sehingga kita para pembacanya akan sangat mudah mengetahui tips ringan dari ide dan tindakan yang sudah dilakukan oleh CEO dunia tersebut. Yang menarik lagi, buku ini selain diberi pengantar oleh Rhenald Kasali, juga di bagian belakangnya disajikan tambahan ide dan gagasan pemikiran dari seorang visioner bisnis C.K. Prahalad, yang telah banyak mengubah cara pandang para CEO dalam menjalankan perusahaannya.

Prahalad dalam mengembangkan idenya tidak saja berasal inovasi yang cerdas di jalanan, melainkan juga selalu memaksa para manajer untuk melepaskan diri dari “logika dominan”. Tindakan dan solusi yang ditawarkan oleh Prahalad menjadi sangat menarik karena dia dikenal sebagai orang yang siap pakai dan juga pragmatis (hal 256). Pendeknya, dengan membaca keseluruhan buku ini, Anda tidak cuma sekadar terinspirasi oleh kisah sukses dengan tips dari strategi para CEO dunia, namun Anda juga bisa mempraktekkan langkah-langkah tersebut di setiap organisasi dan perusahaan yang hendak Anda kembangkan.

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2019 Konsultan Karir. All rights reserved.