Cara terbaik bertransisi

oleh | 29 April 2014 | 0 Komentar

Dear Konsultan karir,

Saya sekarang berusia 31 th, mempunyai satu anak. Saya termasuk orang Thinking, betah duduk berjam-jam di depan komputer, menyukai topik politik, olahraga, sosial. Novel atau filsafat juga masuk. Cenderung Introvert, kurang percaya diri saat di kerumunan orang.

Saat ini saya bekerja sebagai Marketing farnasi (Medical Representative). Dari karakter yang saya sebutkan, sebenarnya marketing bukan passion saya, tetapi kebetulan pengalaman bekerja memang tidak jauh dari dunia obat.

Gambaran besar passion saya adalah saya menyukai ide original yang hanya dipunyai masing-masing orang (misalnya industri kreatif atau penulis)

Pertanyaan saya: Selama bidang yang sesuai passion kita belum menghasilkan materi finansial yang mencukupi, bagaimana cara bertransisi yang baik?

Terima kasih atas jawabannya

Widodo

Dear Widodo,

Transisi hanya terjadi jika Anda melakukan perubahan demi perubahan.  Jika tidak ada perubahan, tidak akan ada transisi. Proses transisi itu sendiri bisa frontal, bisa perlahan-lahan.  Anda bisa pilih sendiri mana yang cocok untuk Anda.

Satu kunci penting,perubahan atau transisi hanya terjadi bila kita yang aktif mengambil tindakan, tidak menunggu situasi yang mengubah kita.

Untuk bertransisi yang baik, Anda membutuhkan tiga hal berikut ini:

1. Buat rencana yang jelas, spesifik, dan dapat terukur atas apa yang Anda lakukan terhadap passion Anda tersebut. Jika passion Anda menulis, buat rencana terkait hal tersebut.  Setiap hari berapa lama Anda akan menulis, bagaimana cara Anda meningkatkan skill menulis, dll.  Lakukan juga evaluasi secara periodik atas progress yang Anda capai.  Tanpa ada progress, berarti Anda belum melakukan apa-apa. Progress sekecil apapun, tapi berkelanjutan, akan menjadi amunisi bagi Anda untuk terus termotivasi merealisasikan mimpi Anda.

2. Buat target jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang atas outpun dan penghasilan yang ingin Anda dapatkan dari passion tersebut. Buat sanksi juga pada diri sendiri bila hal tersebut tidak tercapai, libatkan orang dekat yang mau mensupport Anda untuk mengingatkan Anda juga. Contoh, jika Anda senang menulis, berapa tulisan yang harus sudah dimuat di koran atau majalah dalam satu tahun. Jika Anda tidak berhasil, apa sanksi yang akan Anda lakukan pada diri sendiri. Buat juga target penghasilan yang menantang sekaligus juga dapat dicapai dengan realistis, pertimbangkan ketersediaan energi, waktu, dan pikiran Anda sehingga Anda tidak merasa terbebani sekaligus juga mampu melakukannya dengan riang hati.

3.  Bangun personal brand Anda sesuai passion Anda tersebut.  jika Anda memang tertarik menulis. Pastikan tulisan apa yang akan Anda hasilkan, novel, cerpen, atau non-fiksi? Ikuti milist-milist penulis, ikuti komunitas kepenulisan yang banyak bertebaran, dll sehingga secara perlahan tapi pasti akan makin banyak orang mengenali Anda sebagai penulis.

Semoga bermanfaat.

Salam,

Andin

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2019 Konsultan Karir. All rights reserved.