Peluang karir lulusan antropologi budaya dan lulusan ilmu sosiatri (pengembangan sosial dan kesejahteraan)

oleh | 28 January 2014 | 11 Komentar

Dear Konsultankarir.com ,

Saya ingin tahu mengenai peluang karir seorang mahasiswa yang mengambil prodi Antropologi Budaya. Bagaimanakah prospek kerja lulusan ini? Saya juga ingin tahu bagaimana prospek kerja lulusan ilmu sosiatri (pengembangan sosial dan kesejahteraan) untuk saat ini? Terima kasih atas bantuannya.

Daniel Hari Budiman

Dear Daniel,

Terima kasih atas pertanyaannya. Terlebih dahulu saya akan mencoba sharing mengenai prospek kerja lulusan ilmu sosiatri. Saya sendiri saat ini sedang menempuh pendidikan Pascasarjana Kesejahteraan Sosial di Fakultas FISIP Universitas Indonesia dan bekerja full-time di salah satu non profit organization (NGO) yang memperjuangkan pendidikan formal anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kondisi finansial yang rendah dan rentan putus sekolah. Sebelumnya saya bekerja di NGO yang bergerak di sektor penanggulangan bencana, tepatnya Pengurangan Resiko Bencana Gempa. Sebelumnya lagi saya bekerja di salah satu perusahaan IT raksasa sebagai staff yang mengurusi bidang Corporate Social Responsibility (CSR) dan bertanggung jawab atas setiap kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dibiayai oleh perusahaan tersebut.

Pengalaman saya kurang lebih menunjukan beberapa prospek kerja yang secara umum dijalani oleh lulusan ilmu sosiatri. Daniel dapat memilih sektor kerja yang beragam, mulai dari pemerintahan, NGO ataupun korporasi/perusahaan bisnis. Untuk sektor pemerintahan, tiga pilihan yang banyak digandrungi oleh lulusan ilmu sosiatri adalah Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Dalam Negeri. Apabila ingin berkarir di dunia NGO kita dapat memilih untuk berkarir di NGO lokal ataupun Internasional. Beberapa contoh NGO Internasional yang banyak di incar oleh lulusan ini adalah United Nation (PBB) beserta agency-agency nya seperti UNDP, UNICEF, UNESCO, dan lain sebagainya, tinggal kita mencari dimana passion kita dalam memilih dunia sosial yang lebih spesifik, seperti kebencanaan, pendidikan & budaya, anak-anak, pemberdayaan masyarakat, dan lain sebagainya. Apabila lebih berminat bekerja di perusahaan, kesempatan terbesar berada di divisi Community Development/Pengembangan Masyarakat. Setiap perusahaan tambang pasti memiliki divisi Community Development yang besar sebagai penghubung dengan masyarakat yang berada di sekitar area tambang, begitupun dengan sektor perusahaan lainnya karena kegiatan sosial perusahaan (CSR) telah dicantumkan dalam undang-undang sebagai kewajiban setiap perusahaan.

Mengenai Antropologi budaya terdapat banyak kesamaan dengan ilmu sosiatri. Perbedaan yang mencolok adalah ilmu sosiatri berbicara mengenai pembangunan sosial secara luas dan mempelajari secara garis besar ilmu psikologi, sosiologi dan antropologi. Sedangkan ilmu antropologi budaya lebih fokus mempelajari cara memaknai dan menganalisi kehidupan masyarakat sehingga dapat menentukan hal-hal yang harus dilakukan sesuai dengan tujuan yang diinginkan sang antropolog. Antropologi Budaya terdiri dari prehistori, etnolinguistik dan etnologi yang nantinya akan menghasilkan lulusan-lulusan yang mampu melakukan intervensi sosial di setiap budaya masyarakat. Sebagai contoh adalah kawan saya, Butet Manurung yang mampu melakukan intervensi sosial khusunya pendidikan, bahkan intervensi adat di dalam masyarakat pedalaman seperti Suku Anak Dalam di Jambi, Asmat di Papua dan beberapa daerah lainnya. Antropolog Budaya banyak berkecimpung di dunia penelitian ilmiah mengenai budaya masyarakat dan bekerja pada umumnya seperti lulusan-lulusan sosiatri.

Terima kasih.

Best regards,
Henda Gandamanah
lihat profile:ย http://www.konsultankarir.com/get-help/our-kaka

 

Share this post :

There are 11 comments .

dewi utami —

Saya siswi SMA. Saya mau bertanya, jujur saya orangnya susah bergaul dan tidak terlalu PD, kalau besok saya kuliah ambil Jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, kira-kira cocok / tidak ya?

Reply »
    konsultankarir —

    Dear Dewi,

    Coba cermati sampai detik ini, karakter orang-orang yang cocok dengan Dewi seperti apa, baik dari lingkungan keluarga (lebih dekat ke ayah atau ibu, cermati karakter yang lebih dekat), teman sekolah/hang out, kemudian dalam lingkungan atau jenis aktivitas seperti apa Dewi merasa nyaman menjalin interaksi. Buatlah rangking dari yang ternyaman sampai agak nyaman.

    Tujuannya adalah untuk mengenali pola interaksi sosial Dewi selama ini. Berangkatlah dari kekuatan ini, lalu dorong diri untuk beradaptasi di lingkungan dan dengan karakter berbeda.

    Adakalanya kita bisa memilih, tetapi terkadang kita ‘dipaksa’ untuk bisa memahami situasi tidak menyenangkan dan ‘bertahan’, karenanya bukan masalah suka atau tidak suka, tetapi bagaimana kita bisa mengandalkan diri sendiri agar bisa ‘nyaman’. Mulailah dari yang sederhana (tidak ekstrem), jangan lupa mencermati respons diri sendiri sehingga bisa melakukan perbaikan di kesempatan berikutnya. Selamat mencoba ๐Ÿ™‚

    Terima kasih,

    Salam,
    Tim Konsultankarir.com

    Reply »
Henda Gandamanah

Inti dari pembelajaran Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan adalah “pelayanan kepada masyarakat”, dengan cara menerapkan strategi perubahan (intervensi sosial) dalam kehidupan mereka untuk menjadi lebih baik. Apabila masuk ke level yang lebih tinggi, ilmu ini mengajarkan kita strategi-strategi dalam berinteraksi dengan masyarakat, yang artinya dibutuhkan skill komunikasi yang baik.

Langkah awal untuk melakukan intervensi sosial adalah berkomunikasi dengan orang/masyarakat yang menjadi target intervensi. Kita harus dapat menggali informasi sedalam mungkin untuk menemukan masalah dan mencari solusi terbaik untuk mereka.

Berbicara tentang Pembangunan Sosial, berarti kita akan sering bersinggungan dan bekerja dengan komunitas miskin, masyarakat lokal/suku pedalaman, daerah yang memiliki masalah sosial yang tinggi. Jadi mulailah untuk belajar berkomunikasi dan bergaul ๐Ÿ™‚

Salam

Henda G.
lihat profile:http://konsultankarir.com/get-help/our-kaka

Reply »
Gilbert Papuko —

Nama Saya Gilbert Papuko, saya sekarang kuliah di Universitas Cenderawasih Jayapura Papua, fakultas FISIP Prodi Antropologi Sosial, saya ingin menanyakan peluang kerja apa saja yang bisa kami para Antropolog geluti, kalau di Kementrian Sosial, Kementrian Budaya, Kementrian Pendidikan, lebih spesifik nya dibagian apa yah ??? trus bagaimana cara mendaftar nya ??/
Terimakasih

Reply »
Diah Ayu Nks —

Saya mau menanyakan prospek kerja mahasiswa lulusan arkeologi dan ilmu sejarah ?

Reply »
IRA —

Antropologi Sosial apakah sama dengan sosiatri.?
apakah prospek kerjanya sama?
apakah lulusan dari antropologi bisa bergabung ke perusahaan UNICEF, UNESCO,? lalu selain kedua perusahaan ini apakah ada bidang lainnya..? dan apakah kita bisa mengikuti sebagai pns ? dengan jurusan tersebut?
trimakasih..

Reply »
Dahlan Hadi —

Lalu bagaimana dengan antropologi sosial? Prospek kerja serta peluang karirnya? Terimakasih.

Reply »
Samosir —

Saya Samosir, saya volunteer di salah satu NGO. Kami bergerak dalam bidang pendidikan, termasuk menyediakan pembelajaran secara gratis kepada anak-anak yang berasal dari ekonomi menengah ke bawah juga menyediakan beasiswa/sponsorhip kepada sebagian anak-anak yang kami didik. Jujur, saya masih cukup baru bergelut dalam bidang NGO, selesai dari pendidikan program strata 1 saya sekitar kurang lebih satu tahun terakahir ini, pengalaman saya hari demi hari membuat saya sangat tertantang dan semakin mencintai dengan dunia volunteering ini. Tetapi, ada kendala yang saya hadapi dimana saya kurang maksimal dalam membuahkan ide-ide atau gagasan-gagasan untuk pengembangan pengajaran yang setiap hari kami lakukan. Mohon pencerahannya. Terimah Kasih. Salam!

Reply »
cholifa

Salam kak, aku siswa lulusan tahun
ini. Sebelumnya saya mau curhat
sedikit boleh kan? ๐Ÿ™‚
Saya baru lulus SMA, banyak jurusan
dan universitas yg aku minati
sampai” aku ingin masuki semua tapi,
karena ada sedikit halangan aku
tidak bisa melanjutkan kuliah tahun
ini.
Beberapa bulan ini aku meyakinkan
diriku sendiri sebenarnya jurusan
apa yg cocok sama aku? aku tidak
ingin salah langkah yg dikemudian
hari menyesal, aku juga bukan orang
yg hanya kuliah semata-mata ngejar
Title, aku ingin melanjutkan
kejurusan yg sesuai dengan
kemampuanku
dan membuat aku nyaman. Dan salah
satu dari jawaban itu adalah
Antropologi.
Aku minta pendapat kakak tentng
jurusan ini apakah aku cocok? aku
suka
mempelajari budaya, aku suka melihat
keberagaman budaya didunia ini
menurutku ini sangat menarik. Aku
ingin mempelajari lebih dekat dan
bersosialisasi tentang budaya dari
dalam maupun luar negeri. Ada
alasan khusus tersendiri karena
sebenarnya aku sgt tertarik dg
kebudayaan asia timur terutama
korea. Aku ingin melihat lebih dekat
sehingga aku bisa membedakan
sekaligus menselaraskan antara
budaya
barat dan timur, bagaimana orang”
didunia ini? apa yg mereka lakukan
kesehariannya? dan bagaimana
menjaga budaya tetap hidup ditengah
perubahan zaman.
mohon pendapatnya kak ๐Ÿ™‚ maaf
sebelumnya aku ngomong panjang
lebar
kesana kemari. hehe mohon dijawab
ya kak ๐Ÿ˜€

Reply »
widya pratiwi —

saya mau tanya… saya ingin jadi guru antropologi akan tetapi saya ingin mengambil fakultas sosial antropologi … apakah menurut anda itu baik atau tidak? soalnya saya akan lulus sma tahun ini. mohon dijawab. makasih

Reply »
siti nur farikhatin —

kak saya mau tanya nanti saya kuliah ambil jurusan antropologi itu materinya di mulai dari awal lagi t kak.

Reply »

Share Your Thoughts!

Copyright © 2019 Konsultan Karir. All rights reserved.