Bingung menentukan minat pekerjaan.

oleh | 4 May 2012 | 0 Komentar

Salam sejahtera,
Saya ingin bertanya, bagaimanakah menentukan minat kita pada pekerjaan?

Kondisi saya sekarang ini, saya sewaktu lulus kuliah bekerja di suatu bank, tapi setelah beberapa bulan kontrak, saya menemukan bahwa saya kurang begitu senang dengan situasi kantor tersebut, di mana cukup berkonflik antara saya dengan supervisor, akhirnya saya berhenti dan membantu usaha orang tua saya yang telah ada, setelah itu saya diajak teman untuk menjalani bisnis asuransi, berjalan beberapa bulan dan cukup menghasilkan tapi seiring waktu berjalan saya seperti menghadapi dilema di mana saya merasa terpanggil sebagai anak paling besar untuk menggantikan orangtua saya dalam menjalankan bisnisnya, karena menurut saya mereka butuh liburan dan sudah cukup berumur. Tapi lagi dalam keadaan itu, saya seringkali konflik dengan ayah saya beda pendapat, dan debat karena saya dianggap masih muda dalam bisnis tersebut tapi terlalu banyak yang saya mau implementasikan dan saya berpikir saya lebih baik mungkin tidak berbarengan dengan ayah saya, tapi sekarang saya bingung kira-kira pekerjaan apa yang menarik minat saya.. Saya bahkan cenderung menuju depresi karena sekarang ini saya baru menikah 3 bulan dan istri saya baru mulai hamil, dan sepertinya koq hidup saya ga karu-karuan gini dalam bekerja, sedang saya memiliki tanggung jawab.

Saya terpikir untuk menjalankan bisnis asuransi lagi, tapi entah kenapa ada sesuatu yang sepertinya kurang klik sehingga saya kurang bersemangat. ibu saya menyarankan saya untuk coba bangun wedding organizer karena dinilai saya suka bersosialisasi dan berbicara dengan orang, dan memiliki tanggung jawab yang sangat tinggi ketika diserahkan tanggung jawab mengurus acara seperti itu (berdasarkan pengalaman membantu pernikahan saudara).

Kiranya konsultan karir dapat membantu saya menemukan minat saya ataupun membantu menegaskan pilihan saya.

Saat ini hobby saya adalah ngegym, dan kadang bermain basket.
Usia 26 tahun, pria

Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.

Best Regards

Nicky

Dear Sdr.Nicky,

Tentu Anda telah memiliki pertimbangan sendiri ketika memutuskan untuk keluar dari kantor, selain konflik dengan supervisor. Akan tetapi, Anda juga perlu memberikan gambaran lebih jelas, suasana seperti apa yang memberatkan diri Anda, apakah pola komunikasi dengan supervisor (pola seperti apa), jenis interaksi dengan konsumen, bentuk aktivitas (paper work, dsb). Kemudian, kenali jenis aktivitas yang membuat semangat terlepas dari dukungan orang terdekat/tidak. Anda dapat mengetahui minat karir dan kepribadian dari beragam sumber seperti buku, internet atau konsultan psikologi. Cobalah kuis psikolgi terkait dengan karir untuk menambah informasi tentang diri Anda. Anda juga dapat mencoba kuis berikut: http://konsultankarir.com/2011/01/05/saya-dan-karir/bingkisan-2011-trik-passion-karir-2/

Mencermati cerita Anda, sepertinya Anda masih perlu mengembangkan kemampuan untuk bernegosiasi, bersikap asertif juga identifikasi masalah yang kompleks.Anda dapat melatih ini dengan mengikuti pelatihan, sebaiknya pilihlah pelatihan dalam kelas kecil sehingga dapat lebih intensif. Jika dibutuhkan, Anda dapat melakukan assessment karir dengan menghubungi kantor untuk mendapatkan jadwalnya. Assessment ini bertujuan untuk mendapatkan profile karier berdasarkan kecenderungan personal (kepribadian) dan aktivitas kerja. Semoga bermanfaat, terima kasih 🙂

Salam,

Tim Konsultankarir.com

Share this post :

Share Your Thoughts!

Copyright © 2020 Konsultan Karir. All rights reserved.