Passion

oleh | 13 May 2010 | 1 Komentar

1. Bagaimana mengetahui passion saya yang sebenarnya ?
2. Bagaimana menentukan karir yang sesuai dengan passion saya ?
3. Bagaimana caranya diterima dalam karir yang sesuai dengan passion saya, bila pengalaman kerja sebelumnya tidak berhubungan ?

Priyandi Asmandu

Dear Sdr. Priyandi,

Mengetahui passion dalam berkarir memang bervariasi di tiap orang, namun ada beberapa hal sederhana yang bisa menjadi indikator, di antaranya: (a) bersemangat menjalani aktivitas kerja; (b) melakukan usaha melebihi target utama; (c) merasa sebagai ‘project’ pribadi; (d) ingin selalu menceritakan pada orang lain; (e) menemukan dinamika kerja hingga ke lapisan unik; (f) merasa bahagia.

Anda juga bisa mencermati diri Anda, apakah terdapat work engagement (keterikatan emosi -hati). Dalam studi work engagement ini sendiri ada tiga hal utama: (1) absorbtion; (2) dedikasi; (3) vigorous. Merasa larut-menikmati aktivitas kerja, seolah waktu terbang ketika bekerja. Memberikan segenap upaya dan hati untuk melakukannya. Yang terakshir, adanya energi dan semangat, yang bisa terlihat seperti ‘gila kerja’. Lebih lanjut lagi, bekerja dengan passion akan membawa kita ke tingkat tertinggi yakni ‘panggilan’. Bukan hanya profesi tertentu yang memiliki unsur panggilan, namun studi telah menunjukkan di setiap pekerjaan.

Jika Anda akan ‘mengubah’ arah karir, Anda tidak sendiri. Ada banyak yang telah melakukannya, tentu disertai perjuangan yang tidak mudah. Terlebih dengan harapan sosial yang ‘menuntut’ adanya proses linier, seperti lulusan arsitek menjadi arsitektur, bukan penulis skenario, misalnya. Anda bisa menyimak beberapa kisah di ‘Saya & Karir’ berikut: http://konsultankarir.com/2009/11/08/saya-dan-karir/aku-ke-kanan-bukan-ke-kiri/, http://konsultankarir.com/2010/01/04/saya-dan-karir/dari-penjahit-ke-penulis/, juga artikel menarik http://konsultankarir.com/2010/03/11/artikel/11-orang-terkenal-yang-salah-karir-di-umur-30/

Untuk diterima dalam proses melamar kerja, dengan ‘perubahan karir’, Anda perlu menunjukkan alasan logis di surat lamaran, sekaligus ditunjukkan dalam CV-resume. Misalnya, Anda seorang supervisi teknis yang melamar menjadi reporter musik. Sertakan contoh tulisan yang menunjukkan Anda memiliki potensi di sana untuk menunjang surat lamarannya.

Semoga bermanfaat, terima kasih.

Salam,

Ardiningtiyas

Share this post :

There is 1 comment .

hendri

Saya sangat suka sekali dengan artikel ini.
Tidak sedikit orang yang salah karir, bahkan menurut saya banyak sekali, dan akhirnya mereka kebingungan dan tidak menikmati pekerjaan mereka.
Mungkin kapan-kapan konsultasikarir.com dapapt memberikan tips-tips yang lebih rinci agar seorang pelamar kerja dapat diterima kerja walaupun dengan latar belakang pendidikan yang bertentangan dengan passion mereka.
Terima kasih.

Reply »

Share Your Thoughts!

Copyright © 2019 Konsultan Karir. All rights reserved.