Karir Untuk Lulusan Sosiologi

oleh | 3 April 2010 | 34 Komentar

Dear Konsultan

Saya lulusan dari FISIP Sosiologi, saat ini saya bekerja di sebuah LSM Lokal di Sulawesi Utara. Namun LSM kami masih Projeck Base, dan sangat tergantung dari lembaga donor. Sehingga saya tidak bisa mengembangkan karir saya disana.

Saat ini saya mau mencoba keluar untuk melamar di instansi lain, namun setiap kali saya mencari info lowongan, tidak ada sama sekali di sebutkan bahwa para pencari tenaga kerja membutuhkan lulusan dari Sarjana Sosiologi. Sehingga ada kekawatiran dalam diri saya, untuk tidak laku dalam dunia kerja.

Saya mohon saran, ada tidak instansi atau perusahaan yang bisa menerima kami? dan langkah-langkah seperti apakah yang dapat kami tempuh untuk dapat tembus dalam mengembangkan karir saya di instansi lain. Untuk sementara demikian pertanyaan saya. Terima kasih.

Salam,

Alviant

Dear Sdr. Alviant,

Jika Anda menginginkan aplikasi ilmu secara spesialisasi, sosiologi akan lebih berkembang di lembaga swadaya masyarakat baik nasional maupun nasional. Pilihan lain bisa di lembaga riset sosial. Begitu juga dengan ilmu lain seperti psikologi di konsultan psikologi, akuntansi di kantor akuntan publik, dan sebagainya.

Sementara perusahaan atau entitas bisnis yang lebih besar cenderung menekankan kompetensi dasar lulusan S1 yakni pola pikir sistematis. Bukan berarti tidak ada kekhususan, namun prosentasenya lebih kecil dan lebih berperan sebagai pendukung, seperti lulusan psikologi dan hukum di departemen sumber daya manusia (SDM) perusahaan. Selanjutnya perusahaan akan menambahkan ilmu praktis sesuai dengan kebutuhan, melalui pelatihan, pendampingan atau pengembangan lain. Jika Anda cermati, banyak lowongan kerja yang membutuhkan lulusan S1 semua jurusan, atau dipisahkan menjadi dua yakni sosial dan teknik.

Yang penting menjadi perhatian Anda adalah kembangkan kompetensi di tempat kerja saat ini. Kompetensi merupakan interaksi antara ketrampilan teknis, pengetahuan dan kepribadian. Perhatikan tugas Anda untuk mengetahui kompetensi apa yang dapat dikembangkan. Misalnya sebagai koordinator masyarakat desa untuk pengembangan usaha mikro. Berarti Anda memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi planning & organizing (perencanaan & pengelolaan sumber daya), kerjasama tim, membangun jejaring kerja (termasuk dengan pihak asing), komunikasi efektif, dan kepemimpinan. Kompetensi inilah yang akan menjadi nilai jual Anda dalam berkarir, baik di dunia LSM maupun perusahaan profit.

Untuk melihat peluang kerja, amati deskripsi tugas yang biasanya disertakan dalam iklan, lihat kesesuaiannya dengan kompetensi Anda. Selanjutnya, jangan lupa juga untuk menampilkan kompetensi unggulan dalam CV-resume. Tetap semangat ya, semoga bermanfaat & terima kasih.

Salam,
Ardiningtiyas

Share this post :

There are 34 comments .

S.Mahendra —

Program studi sosiologi adalah program studi yang berfokus pada sifat masyarakat, perilaku masyarakat, dan perkembangan masyarakat serta permasalahan yang berkembang di masyarakat. Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.

Peluang kerja lulusan program studi sosiologi adalah Peneliti, Ilmuwan di bidang sosial, Social Analist, Pendidik, Market Analist, Konsultan, NGO, Perencana Pembangunan. Sedangkan bidang kerja yang berkaitan adalah di Instansi Pemerintahan seperti Departemen dibawah koordinasi Kesejahteraan Rakyat seperti Departemen Sosial, Departeman Pemberdayaan Perempuan, Departemen Pertanian, Departemen Pendidikan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Dewan Perwakilan Rakyat. Lulusan program studi ini pun berpeluang bekerja di instansi swasta yang bergerak di bidang profit maupun non profit.

Reply »
Johanes —

Yang terpenting selalu semangat

Reply »
Tyas —

Dear Sdr. Mahendra,

Terima kasih atas informasinya, semoga memberikan semangat dan menegaskan bahwa ilmu hanya akan nyata di tangan pelaku πŸ™‚

Dear Sdr. Johanes,

Anda benar, yang penting tetap semangat, terima kasih telah berbagi semangat:)

Salam,
Tim Konsultankarir.com

Reply »
Nurul Hidayat

Jika banyak relasi bisa jadi peneliti/pembangunan banyak pemerintah dan perusahaan swasta yg butuh jasa penelitian. Tapi kalo tidak punya banyak relasi minimal jadi guru sosiologi di SMA. Karena jarang sekali guru lulusan sarjana sosiologi. Semoga bermanfaat.

Reply »
Yusna —

Saya lulusan jurusan sosiologi…setelah lulus saya merasakan sempitnya lapangan pekerjaan untuk jurusan sosiologi…saya selalu optimis untuk bisa…tapi selalu kesempatannya yang memang sempit..bagaimana solusinya? Tolong masukkannya.. terima kasih

Reply »
Tyas —

Dear Sdr.Nurul H. & Yusna A.

Untuk Sdr.Nurul, terima kasih atas informasi dan semangatnya. Untuk sdr.Yusna, mungkin saran ini akan terdengar klise namun tidak usang, cobalah untuk aktif – tidak hanya bergabung- dengan komunitas keilmuan Anda dan komunitas lain yang terkait langsung/tidak. Untuk langkah awal, kami sarankan untuk komunitas keilmuan sendiri dahulu, harapannya Anda akan mendapat informasi lebih luas komunitas aplikatif lain yang terkait dengan keilmuan sosiologi, selain peneliti. Aktiflah dalam mengemukakan pandangan dan berbagi minat, tidak hanya mendeklarasikan kebutuhan/mencari kerja secara harfiah. Gali minat Anda dalam ruang yang lebih beragam, karena tiap disiplin ilmu memiliki cabang yang biasanya lebih dipahami oleh mereka yang ada di dalamnya, eksplorasilah.

Dunia kerja memerlukan keterbukaan diri untuk terus belajar lebih luas, keilmuan kita merupakan modal awal hendaknya terus dihidupkan, bukan ‘dipatenkan’ secara kaku. Sebagai individu, Anda tentu memiliki banyak potensi yang kelak baru disadari ketika banyak berinteraksi dan berkiprah. Jangan lupa, kompetensi utama seorang lulusan sarjana adalah pola pikir yang sistematis, sementara kekhususan jurusan merupakan warna yang ‘diciptakan’ untuk siap berkolaborasi dengan warna ilmu lain di dunia ini. Semoga bermanfaat πŸ™‚

Salam,
Tim Konsultankarir.com

Reply »
dewi lianti —

maaf kakak-kakaknya aku mau tanya dong.
sekarang aku kelas 12 dan berminat untuk memilih jurusan sosiologi,
yang mau saya tanyakan, apakah jurusan sosiologi pembangunan bisa menjadi guru?
terima kasih πŸ™‚

Reply »
dewi lianti —

Maaf kakak-kakaknya aku mau tanya dong.
sekarang aku kelas 12 dan berminat untuk memilih jurusan sosiologi,
yang mau saya tanyakan, apakah jurusan sosiologi pembangunan bisa menjadi guru?
Terima kasih πŸ™‚

Reply »
Tyas —

Dear Sdr.Dewi,

Jika Anda memang ingin menjadi guru, Anda dapat melanjutkan di jurusan pendidikan sehingga selain mendapatkan ilmu sosiologi juga mempelajari lebih detil tentang pendidikan itu sendiri. Meski demikian, jika ingin memilih keilmuan sosiologinya sendiri, peluang untuk menjadi guru tetap terbuka.

Bagaimana menurut pembaca lain? Adakah informasi lebih detil yang dapat menjadi bekal calon guru sosiologi kita πŸ™‚

Selamat atas minatnya ya, teruslah melangkah! Terima kasih.

Salam,
Tim Konsultankarir.com

Reply »
musy mizky —

Dear Tim Konsulkarier.

Alhamdulillah, baru saja saya diterima di salah satu perguruan tinggi negeri di indonesia jurusan sosiologi.
nah, disini saya mendapat tekanan dari berbagai pihak, termasuk orang tua saya sendiri. lagi-lagi mereka memandang lulusan sosiologi sangat sulit mendapatkan lapangan pekerjaan,. bagaimana cara saya menyikapinya agar saya tidak tergoda oleh tekanan-tekanan tersebut. lalu seperti apa para sosiolog yang telah mencapai sukses nya di bidang sosiologi itu sendiri ?

Terimakasih πŸ™‚

Reply »
Tyas —

Dear Musy,

Selamat datang di dunia kampus πŸ™‚
Untuk memperkuat diri sendiri, cobalah kenali lebih dekat dunia sosiologi, bisa dimulai dengan membaca biografi para sosiolog Indonesia maupu luar negeri, apa saja yang telah dilakukan dalam bidang ini. Tidak hanya itu, aktiflah dalam organisasi, asosiasi, atau komunitas sosiologi Indonesia, sehingga, semakin Anda mengenali dunia sosiologi, semakin mudah bagi Anda untuk menjelaskan pada orang lain apa sesungguhnya sosiologi. Orang lain akan ‘mulai’ berpikir dua kali ketika melihat dan merasakan Anda yakin pada pilihan ini dari cerita tentang dunia sosiologi, bahkan mencintai dunia ini πŸ™‚

Salam,
Tim Konsultankarir.com

Reply »
Erina —

Dear Tim Konsulkarier.
Alhamdulillah tanggal 27 kemarin saya mendapat pernyataan diterima di salah satu universitas negeri di indonesia jurusan sosiologi memang sih pilihan awal saya bukan disosiologi sehingga hati saya disana pun cuma setengahnya saya pengen pindah jurusan aneh ya padahal mulai kuliah aja belum saya takut karena katanya sarjana sosiologi itu susah dapat kerjanya terus saya mesti gimana ? tapi sosiologi adalah pelajaran yang paling saya sukai sewaku SMA.

Reply »
Tyas —

Dear Erina,

Silahkan mencoba tips yang kami sarankan untuk Sdr.Musy, yakinlah bahwa Anda sendiri memiliki potensi untuk menentukan masa depan karier, terbukti dengan prestasi yang Anda raih hingga saat ini. Apresiasi diri sendiri merupakan energi positif untuk melangkah πŸ™‚

Salam,
Tim Konsultankarir.com

Reply »
doni —

Wahh spertinya tertinggal info hehehe. Mau menambahkan sedikit pendapat kawan-kawan. Memang pada kebanyakan orang, sosiologi dianggap sebagai satu ilmu yang masih tabu didengar, terutama dalam hal mencari pekerjaan. Namun dengan semakin berkembangya zaman yang menuju ke arah globalisasi, pekerjaan pun saat ini tidak terspesialisasi. Banyak lulusan yang bekerja tidak sesuai dengan bidang keilmuannya. Yang harus diingat adalah selama kita EXPERT terhadap suatu ilmu, saya yakin maka rizki akan terbuka luas. Toh untuk apa kita menyandang gelar sebagai sarjana ekonomi atau komputer akan tetapi kita tidak memiliki kemampuan dan skill di bidang tersebut. Yang dibutuhkan dunia kerja saat ini adalah skill dan keahlian lain yang memiiki nilai jual. Saya rasa perkembangan sosiologi sudah mulai nampak di negara kita. Yang penting tetap semangat dan pantang menyerah. πŸ™‚ . Ohh ya mungkin ada beberapa karir yang dapat ditekuni para sarjana sosiologi, diantaranya : guru, CSR, HRD, jurnalis, anggota DPR, LSM dan NGO berkaliber nasional atau multi nasional, lembaga pemerintahan, dan masih banyak lagi πŸ™‚

Reply »
jalil abdul aziz —

Alhamdulillah tanggal 27 kemarin saya mendapat pernyataan diterima di salah satu universitas negeri di Indonesia jurusan sosiologi ,gimana kok saya jadi takut kalo lapangan kerja sempit , dan kalo saya pada saat kuliah jadi gak semangat , yang jelas prospek yang jelas itu apa? Mohon bantu

Reply »
Tyas —

Dear Sdr Doni,

Terima kasih atas kesediaannya berbagi semangat. Semoga bisa menginspirasi teman-teman lain yang sedang menekuni studi sosiologi maupun lainnya. Yang Anda ungkapkan benar, bahwa diri kita sendirilah yang menentukan keberhasilan di masa depan πŸ™‚

Salam,
Tim KonsultanKarir

Reply »
Tyas —

Dear Sdr.Jalil,

Cermati pelan-pelan sharing dari Sdr.Doni dan yang lain, tanyakan pada diri sendiri: β€œApakah saya percaya bahwa diri saya mau berusaha memberikan yang terbaik sejak langkah awal ini?” Kesuksesan adalah β€˜habit’, mulailah dari sekarang. Selamat datang di dunia kampus πŸ™‚

Salam,
Tim KonsultanKarir

Reply »
Azizah —

Saya Mahasiswa Sosiologi smester 2 di PTN di Indonesia, saya yakin sebagai sarjana sosiologi saya akan suksses dalam bidang2 yanng disebutkan di atas dan saya sangat optimis,. tapi yang saya bingungkan untuk mencapai itu semua saya harus mulai dari mana,?

Reply »
dea agin —

alhamdulillah waktu tanggal 25 kemarin saya di terima di salah satu universitas negeri jurusan sosiologi, saya mau tanya gimana caranya untuk menjadi guru setelah lulus sedangkan saya ambil jurusan sosiologi yang murni bukan kependidikan. dulu kalo misalnya mau jadi guru ikut akta 4 gitu, nah sekarng kan sistem itu sudah di hapus, jadi apakah ada cara lain untuk menjadi guru?
sebelumnya terimakasih πŸ™‚

Reply »
peresia —

Selamat malam semuanya,
Tapi saya mendengar dari beberapa orang bahwasanya tamatan jurusan sosiologi itu, jarang ada lowongan kerjanya mbak?

Reply »
tsania —

sosiologi itukan bisa mempelajari dan memperdalam keadaan masyarakat disekitar maupun secara global, nah jadiin aja itu sebagai acuan bukan untuk cari pekerjaan tapi untuk memberikan manfaat buat orang banyak seperti halnya membuka lapangan pekerjaan untuk orang sekitar terlebih dahulu,apalagi kan sekarang banyak masalah sosial yang disebabkan karena masalah ekonomi juga..
hihi ini sih kata ayah saya πŸ˜‰

Reply »
ririn —

Selamat sore . Saya baru saja td di terima di jurusan sosiologi . Memang sih katanya ga banyak pekerjaan untuk bidang ini . Tapi saya aneh malah . Hari saya bilang bakalan banyak pekerjaan yg membutuhkan sarjana sosiologi bahkan dmana2

Reply »
Suharyan167 —

Saya sepertinya tertarik memilih jurusan sosiologi sebelum saya berada dijenjang lebih tinggi.Tapi menurut saya lulusan sosiologi tidak terlalu mendapatkan prospek kerja yang sempit.Karna mungkin dari lulusan sosiologi-pun dapat menjadi wartawan,jurnalis,guru,dsb. Tapi jika memang sulit,kita buka saja peluang sendiri untuk membentuk suatu pekerjaan yang berkaitan dengan bidang sosiologi yang kita tekuni.Jika kita dapat berfikir kreatif,kita akan sulit mendekat dengan kata TIDAK BISA.. tak ada yang sulit ataupun tak bisa kecuali jika kita tidak mau berusaha..

Reply »
Khoirun nisa —

Saya siswi SMA dan nantinya berniat untuk mengambil jurusan sosiologi, dari apa yang saya baca di atas, apakah mencari pekerjaan bidang sosiologi sesulit itu ?
Jika saya tetap mempunyai keyakinan untuk memasuki jurusan tersebut, apa yang dapat saya lakukan agar sukses kelak menjadi sarjana sosiologi ..

Reply »
    konsultankarir —

    Terus belajar dan perbanyak wawasan sosiologi dengan bertanya pada orang yang berpengalaman, membaca buku, majalah, koran, browsing internet yang terkait sosiologi

    Reply »
widianita —

Selain jadi guru dan peneliti jelasin tolong. Pekerjaan utk jurusan sosiologi???

Reply »
Bidai —

Sedikit saran ya boss

Gua salah seorang Penggemar berat Jurusan Sosiologi, meskipun itu bertentangan dengan semua pihak terdekat gua termasuk keluarga.

menurut gua, jurusan sosiologi itu ga banget buat orang orang yang egoisnya tinggi, so bagi anda anda yang mementingkan karir besar, kekayaan, dan sejenisnya, mending milih jurusan lain deh, soalnya sosiologi itu kata lain dari ‘Peduli’ peduli akan lingkungan dan sesamanya, kalo masalah karir, objek karir sosiologi ada di sekeliling anda bahkan anda termasuk didalamnya, ya, masyarakat. Ini sih kata kata gua ya, hehe
Gua milih jurusan sosiologi karna gua cuma pengen berguna dan berperan bagi orang orang disekitar gua.
So anda harus yakin tujuan anda sebelum memilih jurusan ini. Kalo ga bakal dapet kecewa ujung ujungnya.

Reply »
yulida hikmah harahap —

saya mahasiswa di salah satu PTN di indonesia saat ini sedang berada di semester 3 jurusan sosiologi, gini mba dari awal saya memang memimpikan diterima di jurusan pendidikan geografi namun kenyataan tidak sesuai dengan yang saya harapkan. permasalahannya sekarang saya selalu bingung setiap ditanya sosiologi ini nantik kerjanya apa, sosiologi ini nanti arahnya kemana. mohon penjelesannya agar nanti saya bisa lebih yakin dengan jurusan yang saat ini saya tekuni. terimakasih.. πŸ™‚

Reply »
    konsultankarir —

    Apakah sekarang masih bingung? πŸ™‚
    Supaya tidak bingung, ada baiknya perbanyak melakukan riset untuk mengetahui sejauh mana peluang kerja sosiologi saat ini. Caranya, banyak-banyak bertanya, banyak-banyak browsing, banyak-banyak baca koran/majalah… dan banyak doa juga supaya dimudahkan dan dicerahkan

    Reply »
aldy —

Selamat malam, saya siswa kelas 12, saya bingung tentang jurusan. Sebenernya saya ingin mengambil sosiologi, tpi apakah sosiologi murni bisa menjadi guru yg berstatus PNS nantinya, kalo bisa bagaimana caranya. Trimakasih sebelumnya

Reply »
    konsultankarir —

    Bisa. Caranya lulus tes PNS. Fokus dulu untuk lulus kelas 12 dan masuk ke kelas berikutnya, dan coba perbanyak baca-baca buku yang terkait sosiologi, itu mungkin akan menambah wawasan kamu dalam mengambil keputusan.
    Semoga sukses

    Reply »
hasyim —

Apa benar prospek kerja jurusan sosiologi itu cuma sedikit? Padahal sosiologi itu salah satu ilmu yang mulia lo. . . . . . . .

Reply »

Share Your Thoughts!

Copyright © 2019 Konsultan Karir. All rights reserved.