Bagi Anda penggemar film bertema vampire, ini salah satu film yang menarik ditonton. Film ini cukup menghibur, walaupun awalnya agak membosankan, tetapi ada hikmah yang bisa kita tarik dari film ini berkaitan dengan karir.
Film ini dibuat berdasarkan novel berjudul sama yang ditulis oleh Stephenie Meyer. Film yang bergenre remaja ini bercerita tentang remaja putri, Isabella, yang jatuh cinta pada seorang vampire, bernama Edward Cullens. Sebagai catatan, buku Meyer ini merupakan buku best-seller di Amerika. Bahkan Obama, Presiden Amerika, turut membaca buku ini.
Vampire dalam cerita ini dikisahkan sebagai vampire dari golongan ‘vegetarian’ yang tidak mengisap darah manusia, tetapi mendapatkannya dari binatang. Sementara itu, ada golongan vampire yang memangsa manusia, yang akhirnya menjadi musuh Edward.
Cerita diawali dari perpindahan Isabella ke sebuah kota kecil, Forks. Dikisahkan bagaimana Isabella membentuk pertemanan dengan teman-temannya, ternyata ada satu teman lelakinya, yang tampan namun berperilaku aneh. Keanehan ini membuatnya penasaran, terlebih setelah Edward menyelamatkan hidupnya dari tertabrak mobil.
Mulailah sebuah proses pencarian, mulai dari membaca buku, bertanya, mencari lewat google, hingga akhirnya ia mengetahui jatidiri sebenarnya Edward, dan akhirnya mereka jatuh cinta. Cerita berlanjut dengan bertemunya Isabella dengan James, vampire pemburu yang mengancam nyawa Bella. Cerita berakhir bahagia, dengan matinya James dibakar Edward dan keluarganya.
Inilah beberapa hal yang dapat disarikan dari kisah ini:
- Pengendalian diri. Ada bagian dari film ini yang menceritakan bagaimana Edward menahan diri untuk tidak membiarkan dirinya menjadi terlalu dekat dengan Bella, karena kemungkinan ia menjadi tergoda untuk ‘merasakan’ Bella yang berakibat pada kematian Bella. Demikian juga dalam bekerja, kita perlu mengendalikan diri atas berbagai peristiwa yang terjadi, termasuk musibah yang menimpa kita. Pengendalian diri selalu kita butuhkan, terutama karena setiap saat kita berhubungan dengan orang lain.
- Problem analisis. Isabella yang penasaran berupaya mencari tahu siapakah Edward yang sebenarnya, ia berupaya mencari informasi dari manapun, termasuk melakukan riset lewat Google. Kemampuan melakukan problem analisis sangat kita perlukan untuk meningkatkan karir, jangan segan-segan melakukan riset dan melakukan analisis problem yang mendalam untuk memahami sebuah permasalahan.
- Kekuatan dari dalam. Ayah Edward, Carlile, mengatakan hal ini kepada Edward saat Edward diminta untuk mengisap racun di tangan Bella yang sedang sekarat akibat gigitan James. Gunakan “Kekuatan yang berada di dalam”. Setiap orang memiliki kekuatan. Kekuatan itu ada di dalam kita masing-masing. Demikian juga dalam membangun karir, gunakan kekuatan Anda, inilah kunci sukses Anda dalam berkarir.
- Kerjasama tim. Dalam film tersebut, digambarkan bagaimana keluarga vampire ini saling bantu membantu melindungi Bella dari kejaran si pemburu (vampire pemangsa manusia), bernama James yang ingin menghabisi Bella. Kerjasama adalah hal penting lainnya untuk berhasil dalam karir.
- Multiculturalism. Di film ini dapat kita lihat jelas, bagaimana beragam etnis muncul. Ada Indian, Hispanik, Afrikan, Chinese, India, selain etnis kulit putih. Film ini memunculkan keberagaman dan bagaimana keberagaman tersebut tampak menjadi indah dalam kebersamaan. Dalam hidup, termasuk berkarir kita selalu dihadapkan pada banyak perbedaan dan keberagaman. Sekarang, tinggal bagaimana kita menghargai keberagaman tersebut untuk memperkaya hidup kita.
Demikian, poin-poin penting yang saya pelajari. Apakah Anda sudah menontonnya? Jika sudah, silahkan menambahkan opini Anda di kolom komentar. Senang bisa memahami dari sudut pandang Anda. Salam