<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>konsultankarir.com</title>
	<atom:link href="http://konsultankarir.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://konsultankarir.com</link>
	<description>karir - konsultasi karir - konsultasi psikologis - konsultasi SDM - assessment - rekrutmen</description>
	<pubDate>Sat, 19 May 2012 04:19:52 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Hindari Office Romance?</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/05/19/saya-dan-karir/hindari-office-romance/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/05/19/saya-dan-karir/hindari-office-romance/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 04:08:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tyas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Saya dan Karir]]></category>

		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<category><![CDATA[kantor]]></category>

		<category><![CDATA[karier]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[office romance]]></category>

		<category><![CDATA[profesional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=1236</guid>
		<description><![CDATA[
Mengapa perlu menghindari cinta lokasi alias office romance?
Untuk Anda yang menggelengkan kepala, tidak ada salahnya mengintip alasan mereka yang say NO pada office romance, di antaranya:

Cinta jaaaauh lebih indah daripada setumpuk tugas. Sebanyak apapun teori cinta yang ada di kepala kita, cinta menjatuhkan semua teori itu, karenanya disebut jatuh cinta hehehe..
Cinta itu memburamkan. Ini versi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://konsultankarir.com/wp-content/uploads/2012/05/108223665.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1238" title="108223665" src="http://konsultankarir.com/wp-content/uploads/2012/05/108223665-199x300.jpg" alt="" width="199" height="300" /></a></p>
<p><span lang="EN-US">Mengapa perlu menghindari cinta lokasi alias office romance?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt"><span lang="EN-US">Untuk Anda yang menggelengkan kepala, tidak ada salahnya mengintip alasan mereka yang <em style="mso-bidi-font-style:normal">say NO</em> pada office romance, di antaranya:</span></p>
<ol>
<li><span lang="EN-US">Cinta jaaaauh lebih indah daripada setumpuk tugas. Sebanyak apapun teori cinta yang ada di kepala kita, cinta menjatuhkan semua teori itu, karenanya disebut jatuh cinta hehehe..</span></li>
<li><span lang="EN-US">Cinta itu memburamkan. Ini versi lain dari cinta buta. Kantor adalah bangunan yang mengedepankan objektivitas, begitupun afeksi yang diharapkan tumbuh adalah afeksi ‘objektif’, general dan rata untuk setiap individu di dalamnya hingga terbentuk tim solid. Sulit untuk melontarkan kritik pada yang tersayang, atau melihat sang pujaan dikritik orang lain. Hmm… bayangkan jika si dia adalah bos Anda, atau sebaliknya </span><span style="font-family: Wingdings;"><span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family: Wingdings"> <img src='http://konsultankarir.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></li>
<li><span lang="EN-US">Cinta adalah perjuangan dan pertempuran.<span style="mso-spacerun:yes"> </span>Pertengkaran di rumah/kafe bisa berlanjut di kantor, begitu pula sebaliknya. Perjuangan cinta juga dapat menyeret<span style="mso-spacerun:yes"> </span>si mabuk kebayang menjadi subjektif demi kebahagiaan pasangan atau mengutamakan kepentingan berdua di atas tim. </span></li>
<li><span lang="EN-US">Penjara cinta. Kita bisa ingin berlama-lama di kantor untuk bersama si dia, bukan untuk<span style="mso-spacerun:yes"> </span>mengembangkan project !</span></li>
<li><span lang="EN-US">Putus cinta ….. Bayangkan Anda harus bersama si dia yang membuat hati sakit, atau harus mempertahankan hubungan untuk menjaga interaksi professional, benar-benar menyiksa dan tidak realistis. Tidak heran beberapa orang dag dig dug jika mendapati anak buahnya terlibat cinta lokasi&#8230;</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"><strong><span lang="EN-US">What is love?</span></strong><span lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"><span lang="EN-US">Robert Stenberg (1986,1988 dalam Bordens &amp; Horowitz,2008) dalam psikologi merumuskan <em>triangle of love</em>. Menurut Stenberg, cinta terdiri dari <em>intimacy, passion,</em> dan <em>commitment. </em>Intimasi/keintiman merupakan derajat kepercayaan yang terbangun dari <em>self disclosure</em> atau pengungkapan diri pada pasangan. Seperti juga interaksi secara general, semakin kita terbuka, artinya semakin kita percaya dan terbangunlah kedekatan/intimasi. Sementara passion/hasrat terkait dengan aspek emosi lebih dalam dan seksual, sebagai kebutuhan mendasar individu juga. Terakhir adalah komitmen, yang bisa terbentuk secara rela atau tidak alias perjodohan. Karena itu, Stenberg juga menyebutkan beragam tipe cinta salah satunya adalah <em>empty love </em>yang<em> </em>hanya<em> </em>terdiri atas komitmen, tanpa intimacy dan passion.<span> </span>Akan tetapi <em>empty love </em>juga bisa terjadi dalam hubungan pasangan yang sudah tidak sehat dan hanya mempertahankan ikatan karena alasan social atau lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt"><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><em style="mso-bidi-font-style:normal"><span lang="EN-US">Bagaimana menurut Anda?</span></em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/05/19/saya-dan-karir/hindari-office-romance/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Psikotes Menggambar</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/05/19/konsultasi/psikotes-menggambar/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/05/19/konsultasi/psikotes-menggambar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 03:02:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cinderella</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[menggambar]]></category>

		<category><![CDATA[psikotest]]></category>

		<category><![CDATA[sekretaris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=830</guid>
		<description><![CDATA[Saya hari ini mengikuti psikotes untuk posisi sekretaris. Sewaktu diminta untuk menggambar, saya sangat heran. Saya diminta untuk menggambar pohon, tapi tidak boleh pohon pisang, pohon kelapa, bunga, pohon anggur dll. Dapatkah bapak atau ibu menjelaskan alasan sebenarnya mengapa tidak boleh menggambar pohon-pohon tersebut diatas?
Cinderella
Dear Cinderella,
Tes tersebut merupakan salah satu proses untuk mengenali aspek psikologis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Saya hari ini mengikuti psikotes untuk posisi sekretaris. Sewaktu diminta untuk menggambar, saya sangat heran. Saya diminta untuk menggambar pohon, tapi tidak boleh pohon pisang, pohon kelapa, bunga, pohon anggur dll. Dapatkah bapak atau ibu menjelaskan alasan sebenarnya mengapa tidak boleh menggambar pohon-pohon tersebut diatas?</em></p>
<p><em>Cinderella</em></p>
<p>Dear Cinderella,</p>
<p>Tes tersebut merupakan salah satu proses untuk mengenali aspek psikologis individu, bukan skill menggambar. Secara singkat, psikologi meyakini adanya perilaku/sikap tak tampak dan tampak. Sikap/perilaku tak tampak ini bukan berarti disembunyikan namun segala sesuatu yang telah diserap dalam kehidupan sehari-hari dan khas di tiap individu (kepribadian, intelegensi, emosi, minat, kebiasaan dsb).  Oleh karenanya, psikologi menciptakan beragam instrumen untuk mengungkap baik sikap, minat, maupun perilaku yang terpendam maupun yang dapat diamati langsung. Interpretasi tes ini tidak akan berdiri sendiri melainkan menjadi bagian yang melengkapi hasil tes lainnya. Metode instruksi hingga interpretasi tes memiliki landasan psikologis, akan tetapi, kami tidak dalam kapasitas yang tepat untuk menjelaskannya lebih detil. Semoga bermanfaat, terima kasih.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by cinderella.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/05/19/konsultasi/psikotes-menggambar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Perubahan</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/05/18/konsultasi/perubahan/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/05/18/konsultasi/perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 04:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><a href="http://www.dBCN-MenebusImpian.com/?id=Selaluberhasil" rel="nofollow">Ratih Indra</a></dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[karier]]></category>

		<category><![CDATA[kuis]]></category>

		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[passion]]></category>

		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=868</guid>
		<description><![CDATA[Saya sudah berkarier di perusahaan asing ini hampir 12 tahun. dari jenjang clerck hingga kini di Public relations officer. Setelah 5 tahun belakangan ini karier yang saya jalani semula dengan passion penuh kini mulai slow. Rasanya motivasi diri saya semakin hari semakin turun. Semua ini setelah berbagai perubahan terjadi dalam hidup saya. Dalam hidup pribadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Saya sudah berkarier di perusahaan asing ini hampir 12 tahun. dari jenjang clerck hingga kini di Public relations officer. Setelah 5 tahun belakangan ini karier yang saya jalani semula dengan passion penuh kini mulai slow. Rasanya motivasi diri saya semakin hari semakin turun. Semua ini setelah berbagai perubahan terjadi dalam hidup saya. Dalam hidup pribadi saya, 3 tahun belakangan ini saya berkeluarga dan hampir 2 tahun ini menjadi ibu. Passion saya sedang kepada kehidupan pribadi ini. Sementara di pekerjaan, hampir 4 tahun belakangan ini saya mendapat situasi yang tidak jelas akan job description saya. Rasanya saya ingin kembali take lead in my carier. Seperti dulu. Yang sekarang rasanya lebih di drive oleh sikon. Saya berusaha untuk tidak mencari kambing hitam dalam hal ini.</em></p>
<p><em>Bila saat yang tepat saya berganti karier? Jika tidak, bagaimana memperbaiki keadaan ini ya?</em></p>
<p><em>Ratih Indra</em></p>
<p>Dear Sdr.Ratih,</p>
<p>Silahkan Anda coba kuis berikut : <a href="http://konsultankarir.com/2011/10/18/artikel/kuis-gaya-transisi-karir/">http://konsultankarir.com/2011/10/18/artikel/kuis-gaya-transisi-karir/</a> , <a href="http://konsultankarir.com/2010/07/07/blog/kuis-dan-tes/kuis-kapan-saat-yang-tepat-untuk-pindah-kerja/">http://konsultankarir.com/2010/07/07/blog/kuis-dan-tes/kuis-kapan-saat-yang-tepat-untuk-pindah-kerja/</a> dan <a href="http://konsultankarir.com/2011/01/05/saya-dan-karir/bingkisan-2011-trik-passion-karir-2/">http://konsultankarir.com/2011/01/05/saya-dan-karir/bingkisan-2011-trik-passion-karir-2/</a> Semoga dapat membentu, terima kasih.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by <a href="http://www.dBCN-MenebusImpian.com/?id=Selaluberhasil" rel="nofollow">Ratih Indra</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/05/18/konsultasi/perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Loyalitas atau Memilih Pekerjaan Lain</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/05/08/konsultasi/loyalitas-atau-memilih-pekerjaan-lain/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/05/08/konsultasi/loyalitas-atau-memilih-pekerjaan-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 23:35:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator><a href="http://facebook.com/Nyla.Angelnya.Arth" rel="nofollow">Weni Nilasari</a></dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[karier]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[kerja]]></category>

		<category><![CDATA[kontrak]]></category>

		<category><![CDATA[micro-finance]]></category>

		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>

		<category><![CDATA[pindah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=1234</guid>
		<description><![CDATA[Dear Konsultan Karir
Saya adalah karyawan kontrak sebuah mikro finance, saat ini saya sedang dihadapkan dengan perusahaan kami yang akan bubar dan mengancam karir saya. Akan tetapi ada ketentuan dari perusahaan kalau kami tidak boleh mengundurkan diri sebelum kontrak selesai, selain itu pihak perusahaan menjajikan kepada saya akan dipertahankan dan dialihkan ke link perusahaan tersebut. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Dear Konsultan Karir<br />
Saya adalah karyawan kontrak sebuah mikro finance, saat ini saya sedang dihadapkan dengan perusahaan kami yang akan bubar dan mengancam karir saya. Akan tetapi ada ketentuan dari perusahaan kalau kami tidak boleh mengundurkan diri sebelum kontrak selesai, selain itu pihak perusahaan menjajikan kepada saya akan dipertahankan dan dialihkan ke link perusahaan tersebut. Di sisi lain saya mendapat panggilan kerja dari perusahaan besar dan berani memberikan gaji 30% lebih besar dari gaji sekarang. Namun di sini saya sudah merasakan kenyamanan kerja yang saya butuhkan, sedangkan jika saya pindah saya harus memulai semuanya dari 0. Mana yang harus saya pilih, mempertahankan atau pindah?</em></p>
<p><em>Weni</em></p>
<p>Dear Sdr.Weni,</p>
<p>Selain mempertimbangkan penalti jika keluar sebelum kontrak, hal lain yang perlu Anda benar-benar kenali adalah definisi kondisi nyaman dalam bekerja. Apa Anda maksud dengan ini? Coba deskripsikan lebih detil, mulai dari aktivitas, interaksi (dengan rekan, anak buah, atasan juga klien-jika berinteraksi), sarana fisik, termasuk lokasi (mudah dijangkau dari tempat tinggal/akses yang banyak, dsb). Deskripsi ini akan membantu Anda untuk merumuskan kriteria/karakteristik aktivitas kerja yang tepat baik untuk saat ini atau ke depan.</p>
<p>Anda juga perlu mengingat kembali/merumuskan tujuan jangka panjang. Apakah aktivitas/perusahaan saat ini (atau yang memanggil Anda) sejalan dengan tujuan ke depan? Terkait dengan janji untuk mengalihkan ke perusahaan lain, hal ini memang mungkin untuk direalisasikan, namun keputusan tetap di tangan Anda, namun keputusan tetap di tangan Anda. Jangan lupa bahwa Anda tidak mulai dari nol, karena telah memiliki bekal yang berbeda dari <em>fresh graduate</em>. Penghargaan tentu tetap berdasarkan bukti kinerja Anda.  Semoga bermanfaat, terima kasih <img src='http://konsultankarir.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by <a href="http://facebook.com/Nyla.Angelnya.Arth" rel="nofollow">Weni Nilasari</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/05/08/konsultasi/loyalitas-atau-memilih-pekerjaan-lain/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Komunikasi Non-Verbal dalam Interview</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/05/05/artikel/komunikasi-non-verbal-dalam-interview/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/05/05/artikel/komunikasi-non-verbal-dalam-interview/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 23:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tyas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Saya dan Karir]]></category>

		<category><![CDATA[interview]]></category>

		<category><![CDATA[karier]]></category>

		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>

		<category><![CDATA[non-verbal]]></category>

		<category><![CDATA[STAR]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<category><![CDATA[wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=1229</guid>
		<description><![CDATA[
Proses interview adalah bagian penting dalam serangkaian proses seleksi maupun asessment yang bertujuan untuk mapping potensi karyawan. Berbeda dengan rangkaian tes lain yang memiliki pola question-answer, proses ini melibatkan interaksi langsung dengan pewawancara, untuk itu, Anda juga perlu memperhatikan komunikasi non-verbal. seperti berikut:

Berpenampilan tepat. Anda tidak harus mengenakan blazer, namun tetap formal seperti kemeja (laki-laki) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://konsultankarir.com/wp-content/uploads/2012/05/interv.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1230" title="interv" src="http://konsultankarir.com/wp-content/uploads/2012/05/interv-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><span lang="EN-US">Proses interview adalah bagian penting dalam serangkaian proses seleksi maupun asessment yang bertujuan untuk mapping potensi karyawan. Berbeda dengan rangkaian tes lain yang memiliki pola <em>question-answer, </em>proses ini melibatkan interaksi langsung dengan pewawancara, untuk itu, Anda juga perlu memperhatikan komunikasi non-verbal. seperti berikut:</span></p>
<ol>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Berpenampilan tepat</span></strong><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US">. Anda tidak harus mengenakan blazer, namun tetap formal seperti kemeja (laki-laki) sementara perempuan juga memiliki banyak alternatif. Perhatikan kenyamanan Anda sendiri, karena sedikit banyak akan mempengaruhi penampilan dalam interview sehingga membuat tegang atau kurang berkonsentrasi. Meski proses interview adalah proses penggalian data dan seleksi, namun penting untuk membangun interaksi yang nyaman, hangat dan rileks.</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Jabat tangan hangat dan percaya diri.</span></strong><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US"> Tanyakan pada teman, bagaimana gaya dan kesan jabat tangan Anda. Sepertinya sepele, namun pernahkan Anda berjabat tangan dan merasa kesakitan? Atau seperti menjabat kayu yang kaku? Bagaimana kesan yang kemudian muncul? <span style="mso-spacerun:yes"> </span>Perhatikan bagian kecil ini karena jabat tangan juga mengawali interview. Pada saat berjabat tangan, mulailah membangun kontak mata dan senyum tulus sembari menyebutkan nama Anda (lihat <a href="http://konsultankarir.com/2011/06/10/saya-dan-karir/jabat-tangan/">http://konsultankarir.com/2011/06/10/saya-dan-karir/jabat-tangan/)</a>.</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Kontak mata</span></strong><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US">. Bangunlah kontak mata secara wajar dan luwes, bukan berarti pandangan tidak berkedip atau selalu menatap mata pewawancara. Anda dapat memandang ke arah lain dalam sekian detik. Kontak mata juga menggambarkan bagaimana Anda membangun interaksi social yang hangat dan professional.</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Gesture tepat</span></strong><span lang="EN-US">. Gerakan tubuh seperti menyilangkan kaki, menyentuh dagu dengan jari, mengangkat bahu, mencondongkan tubuh/sebaliknya, dsb, termasuk bagian yang perlu Anda perhatikan dalam interview. Ciptakan suasana rileks, namun bukan berarti Anda bisa menyandarkan tubuh sesantai di pinggir pantai </span><span style="font-family: Wingdings;"><span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"> <img src='http://konsultankarir.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US">. Beberapa individu memiliki kebiasaan mengetukkan pulpen/pensil ke meja, atau melipat-lipat kertas yang sebenarnya adalah usaha untuk menenangkan diri dari rasa cemas. Perhatikan kebiasaaan diri sendiri, dan berlatihlah untuk mengendalikan agar tidak mengganggu konsentrasi dalam interview.</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Bersikap sopan</span></strong><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US">. Apabila proses interview dilakukan setelah serangkaian proses tes yang panjang, kelola emosi dan diri untuk tetap tenang dan rileks. Biasanya, pewawancara akan melakukan <em style="mso-bidi-font-style:normal">ice breaking </em>dengan menanyakan proses tes atau perjalanan menuju tempat tes/interview. Berikan respons tepat karena proses ini merupakan fondasi untuk menjalin interaksi dalam sekian menit ke depan (30-90 menit).</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Senyum.</span></strong><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US"> Selain kontak mata, senyum juga bagian yang terkadang dilupakan oleh kandidat, terlebih yang merasa lelah dengan proses tes atau kemacetan menuju tempat tes atau keinginan untuk segera selesai. Cobalah untuk tersenyum dengan tulus karena ini akan membantu diri sendiri untuk lebih rileks sehingga dapat ‘berbincang’ dengan pewawancara dengan lancar.</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Jarak personal pewawancara</span></strong><span lang="EN-US">. Dalam proses wawancara, pewawancara akan berusaha menciptakan suasana yang rileks namun tetap professional. Harapan pewawancara, Anda juga memberikan respons yang sama, namun perhatikan pula jarak personal seperti tidak terlalu mencondongkan tubuh ke arah pewawancara, atau menggeser kursi hingga di berdampingan atau membentuk sudut L </span><span style="font-family: Wingdings;"><span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"> <img src='http://konsultankarir.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Merespons komunikasi non verbal pewawancara</span></strong><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US">. Ingat, bahwa interview bukanlah sesi pidato yang bersifat satu arah. Perhatikan respons non verbal pewawancara seperti kernyitan dahi, tarikan bahu, sorot mata termasuk senyum. Sama dengan interaksi social informal, beberapa gesture itu memiliki arti atau mewakili bahasa verbal seperti, <em style="mso-bidi-font-style:normal">“Oya.., mengapa bisa seperti itu? Bagaimana Anda melakukannya?”</em> <span style="mso-spacerun:yes"> </span>termasuk menyangsikan pernyataan atau ingin mengajukan interupsi.</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Hindari</span></strong><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US"> <strong style="mso-bidi-font-weight:normal">pertentangan</strong> antara komunikasi <strong style="mso-bidi-font-weight:normal">verbal dan non verbal</strong>. Selama Anda tampil dengan jujur, sebenarnya kemungkinan pertentangan ini kecil terjadi. <span style="mso-spacerun:yes"> </span>Anda bisa menggunakan gerakan tangan untuk meyakinkan pewawancara, juga anggukan kepala. Bagi pewawancara yang telah berpengalaman, ia tidak hanya merekam kalimat secara verbal namun juga mencermati bahasa tubuh dan pernyataan keseluruhan. Misalnya, Anda mengatakan sangat tertarik dengan posisi X, namun sorot mata Anda menyatakan sebaliknya, pewawancara akan berusaha memastikan dengan beragam pertanyaan untuk mendapatkan bukti lain lebih detil bahwa Anda memang benar-benar tertarik, bukan karena ‘yang penting kerja’ atau ‘disuruh orangtua’ dsb. Salah satu indicator minat adalah adanya usaha yang telah dilakukan seperti mencari informasi baik melalui media atau orang lain.</span></li>
<li><span style="mso-bidi-font-family:Calibri" lang="EN-US">Sampaikan <strong style="mso-bidi-font-weight:normal">pesan</strong> secara <strong style="mso-bidi-font-weight:normal">sistematis</strong> dan <strong style="mso-bidi-font-weight: normal">terstruktur</strong>, namun <strong style="mso-bidi-font-weight:normal">luwes</strong>. Pelajari teknik STAR yakni menjawab dengan menjelaskan Situasi pada saat kejadian, Task/Tugas-gambaran tugas atau target yang harus dicapai serta peran saat itu, Action- tindakan yang dilakukan, dan Result/Hasil yang didapat.</span></li>
<li><strong style="mso-bidi-font-weight:normal"><span lang="EN-US">Berbincang</span></strong><span lang="EN-US">, bukan <em style="mso-bidi-font-style:normal">question-answer. </em>Ingatlah percakapan dengan rekan kerja atau teman, bukankah kita akan menjawab pertanyaan dalam percakapan tersebut dengan mengalir? Sama halnya dengan interview, usahakan agar jawaban/penjelasan Anda mengalir seperti berbincang. Hal ini hanya bisa terjadi jika Anda memperhatikan tips di atas seperti kontak mata, gesture, juga memperhatikan respons non verbal pewawancara.</span></li>
<li><span lang="EN-US"><strong>Suara jelas.</strong> Perhatikan volume, nada dan intonasi suara Anda ketika berbincang dalam interview agar tidak terlalu keras atau justru lirih. Untuk mengetahuinya, perhatikan respons non verbal pewawancara termasuk verbalnya. Biasanya dalam interview mendalam (kurang lebih 1 jam) pewawancara akan menggunakan alat perekam (meminta ijin sebelumnya dari Anda). Sebagai gambaran, pewawancara akan mendengarkan kembali rekaman wawancara untuk memastikan data dan analisis bersama hasil tes lain.<br />
</span></li>
</ol>
<p><span lang="EN-US">Selamat mencoba dan semoga sukses!</span></p>
<p><span lang="EN-US">Sumber: Kessler, Robin (2006) <em style="mso-bidi-font-style:normal">Competency-based interviews.</em> New Jersey; Career Press</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/05/05/artikel/komunikasi-non-verbal-dalam-interview/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bingung menentukan minat pekerjaan.</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/05/04/konsultasi/bingung-menentukan-minat-pekerjaan/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/05/04/konsultasi/bingung-menentukan-minat-pekerjaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 02:19:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nicky nicholas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[asessment]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[kerja]]></category>

		<category><![CDATA[konflik]]></category>

		<category><![CDATA[minat]]></category>

		<category><![CDATA[passion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=982</guid>
		<description><![CDATA[Salam sejahtera,
Saya ingin bertanya, bagaimanakah menentukan minat kita pada pekerjaan?
Kondisi saya sekarang ini, saya sewaktu lulus kuliah bekerja di suatu bank, tapi setelah beberapa bulan kontrak, saya menemukan bahwa saya kurang begitu senang dengan situasi kantor tersebut, di mana cukup berkonflik antara saya dengan supervisor, akhirnya saya berhenti dan membantu usaha orang tua saya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Salam sejahtera,<br />
Saya ingin bertanya, bagaimanakah menentukan minat kita pada pekerjaan?</em></p>
<p><em>Kondisi saya sekarang ini, saya sewaktu lulus kuliah bekerja di suatu bank, tapi setelah beberapa bulan kontrak, saya menemukan bahwa saya kurang begitu senang dengan situasi kantor tersebut, di mana cukup berkonflik antara saya dengan supervisor, akhirnya saya berhenti dan membantu usaha orang tua saya yang telah ada, setelah itu saya diajak teman untuk menjalani bisnis asuransi, berjalan beberapa bulan dan cukup menghasilkan tapi seiring waktu berjalan saya seperti menghadapi dilema di mana saya merasa terpanggil sebagai anak paling besar untuk menggantikan orangtua saya dalam menjalankan bisnisnya, karena menurut saya mereka butuh liburan dan sudah cukup berumur. Tapi lagi dalam keadaan itu, saya seringkali konflik dengan ayah saya beda pendapat, dan debat karena saya dianggap masih muda dalam bisnis tersebut tapi terlalu banyak yang saya mau implementasikan dan saya berpikir saya lebih baik mungkin tidak berbarengan dengan ayah saya, tapi sekarang saya bingung kira-kira pekerjaan apa yang menarik minat saya.. Saya bahkan cenderung menuju depresi karena sekarang ini saya baru menikah 3 bulan dan istri saya baru mulai hamil, dan sepertinya koq hidup saya ga karu-karuan gini dalam bekerja, sedang saya memiliki tanggung jawab.</em></p>
<p><em>Saya terpikir untuk menjalankan bisnis asuransi lagi, tapi entah kenapa ada sesuatu yang sepertinya kurang klik sehingga saya kurang bersemangat. ibu saya menyarankan saya untuk coba bangun </em><em>wedding organizer karena dinilai saya suka bersosialisasi dan berbicara dengan orang, dan memiliki tanggung jawab yang sangat tinggi ketika diserahkan tanggung jawab mengurus acara seperti itu (berdasarkan pengalaman membantu pernikahan saudara).</em></p>
<p><em>Kiranya konsultan karir dapat membantu saya menemukan minat saya ataupun membantu menegaskan pilihan saya.</em></p>
<p><em>Saat ini hobby saya adalah ngegym, dan kadang bermain basket.<br />
Usia 26 tahun, pria</em></p>
<p><em>Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.</em></p>
<p><em>Best Regards</em></p>
<p><em>Nicky</em></p>
<p>Dear Sdr.Nicky,</p>
<p>Tentu Anda telah memiliki pertimbangan sendiri ketika memutuskan untuk keluar dari kantor, selain konflik dengan supervisor. Akan tetapi, Anda juga perlu memberikan gambaran lebih jelas, suasana seperti apa yang memberatkan diri Anda, apakah pola komunikasi dengan supervisor (pola seperti apa), jenis interaksi dengan konsumen, bentuk aktivitas (paper work, dsb). Kemudian, kenali jenis aktivitas yang membuat semangat terlepas dari dukungan orang terdekat/tidak. Anda dapat mengetahui minat karir dan kepribadian dari beragam sumber  seperti buku, internet atau konsultan psikologi. Cobalah kuis psikolgi terkait dengan karir untuk menambah informasi tentang diri Anda. Anda juga dapat mencoba kuis berikut: <a href="http://konsultankarir.com/2011/01/05/saya-dan-karir/bingkisan-2011-trik-passion-karir-2/">http://konsultankarir.com/2011/01/05/saya-dan-karir/bingkisan-2011-trik-passion-karir-2/</a></p>
<p>Mencermati cerita Anda,  sepertinya Anda masih perlu mengembangkan kemampuan untuk bernegosiasi, bersikap asertif juga identifikasi masalah yang kompleks.Anda dapat melatih ini dengan mengikuti pelatihan, sebaiknya pilihlah pelatihan dalam kelas kecil sehingga dapat lebih intensif. Jika dibutuhkan, Anda dapat melakukan assessment karir dengan menghubungi kantor untuk  mendapatkan jadwalnya. Assessment ini bertujuan untuk mendapatkan  profile karier berdasarkan kecenderungan personal (kepribadian) dan  aktivitas kerja. Semoga bermanfaat, terima kasih <img src='http://konsultankarir.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by nicky nicholas.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/05/04/konsultasi/bingung-menentukan-minat-pekerjaan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apa perkerjaaan yang cocok buat saya??</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/05/02/konsultasi/apa-perkerjaaan-yang-cocok-buat-saya/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/05/02/konsultasi/apa-perkerjaaan-yang-cocok-buat-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 03:13:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><a href="http://www.nizayn.co.cc" rel="nofollow">Rezfinal Mardhan</a></dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[bosan]]></category>

		<category><![CDATA[guru]]></category>

		<category><![CDATA[karakter]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[komputer]]></category>

		<category><![CDATA[matematika]]></category>

		<category><![CDATA[mengajar]]></category>

		<category><![CDATA[passion]]></category>

		<category><![CDATA[profesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=1181</guid>
		<description><![CDATA[Yth. Konsultan Karir
di Tempat
Assalamuálaikum
Sebelumnya saya memeperkenalkan diri dulu, nama sudah tercantum diatas. Saya masih mahasiswa, saya kuliah di prodi pendidikan matematika UNP. Sejujurnya saya tidak terlalu berminat kuliah disini awalnya saya sangat mau kuliah di luar seperti ITB namun karena permintaan orang tua akhirnya saya kuliah di UNP. Sekarang saya sudah memasuki semester 4. Awalnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Yth. Konsultan Karir<br />
di Tempat</em></p>
<p><em>Assalamuálaikum</em></p>
<p><em>Sebelumnya saya memeperkenalkan diri dulu, nama sudah tercantum diatas. Saya masih mahasiswa, saya kuliah di prodi pendidikan matematika UNP. Sejujurnya saya tidak terlalu berminat kuliah disini awalnya saya sangat mau kuliah di luar seperti ITB namun karena permintaan orang tua akhirnya saya kuliah di UNP. Sekarang saya sudah memasuki semester 4. Awalnya saya tidak memiliki dasar jadi guru, tetapi sewaktu kelas 3 SMA saya telah menjadi Guru Mengaji di salah satu TPA di kota Padang. Namun seiring berjalannya waktu lama  kelamaan saya merasa bosan. Tapi saya masih tetap mengajar dengan sisa semangat yang ada. Selain itu saya juga sempat menjadi guru les lalu karena bosan saya males lagi datang. Sekarang saya juga punya satu murid private tapi tetap saja rasa bosan masih ada sekarang saya mengajr dengan sisa semangat yang ada juga. Ingin rasanya menyampaikan yang saya rasakan dan berhanti mengajar, tapi orang-orang telah percaya dengan saya mau gimana lagi.</em></p>
<p><em>Karakteristik sifat2 saya begini Pak/ Bu,,</em></p>
<p><em>Saya lebih senang duduk didepan komputer, membaca informasi2 yang up to date di internet, saya suka matematika, saya suka bermain game komputer, saya senang bekerja sendiri, tidak suka di ganggu ketika sedang fokus bekerja, saya lebih suka berpikir dari pada beritindak, saya senang </em><em>show off, susah berkomunikasi dengan baik.</em></p>
<p><em>Selain itu saya ini orangnya cepat bosan, tidak konsisten, tidak suka diatur, senang hidup bebas, kurang suka bergaul, keluar rumah jarang banget, lebih senang di rumah, males olah raga, saya angin-anginan, kadang semangat lalu setelah itu kendor, malah kendornya lebih lama baru saya semangat lagi.</em></p>
<p><em>Menurut bapak/ibu pekerjaan apa yang cocok buat saya agar bisa Do what you love and love what you do.</em></p>
<p><em>Terima kasih sebelumnya Bapak/ Ibu konsultan karir.</em></p>
<p><em>Wassalam.</em></p>
<p><em>Rezfinal</em></p>
<p>Dear Sdr.Rezfinal,</p>
<p>Bagus sekali Anda mampu membuat analisis mandiri, namun Anda juga perlu mendapatkan informasi (penilaian/pandangan/kesan) dari orang lain sehingga lebih mendapatkan gambaran tentang kekuatan dan aspek yang perlu ditingkatkan. Anda dapat bertanya pada orang yang sering berinteraksi maupun yang tidak terlalu sering. Hal ini karena ada kecenderungan orang untuk memberikan respons positif dan sungkan untuk mengkritik. Anda juga bisa melanjutkan dengan mencoba kuis psikologi yang ada di buku atau situs psikologi untuk mendapatkan gambaran diri. Selain itu, coba deskripsikan lebih detil lebih tepatnya aktivitas mana dalam mengajar yang membuat Anda merasa bosan dan mana yang paling semangat. Apakah menyusun materi, interaksi dengan siswa, memotivasi siswa, mengoreksi pekerjaan siswa, atau lainnya.</p>
<p>Secara singkat, ada kemungkinan Anda termasuk tipe investigatif (dalam teori karir Holland) yang lebih senang melakukan pemikiran secara mendalam. Anda dapat mencermati jenis profesi di menu Daftar Profesi berikut: <a href="http://konsultankarir.com/daftar-profesi-2/">http://konsultankarir.com/daftar-profesi-2/</a>. saran kami, teruslah membuka diri untuk mendapatkan informasi lebih luas tentang dunia kerja baik di lingkungan terdekat maupun skala lebih luas (nasional-internasional). Meskipun kelak Anda memutuskan untuk tidak menjadi seorang guru, ilmu dan proses pembelajaran di kuliah tidak akan sia-sia selama Anda bersungguh-sungguh dalam prosesnya. Ilmu matematika memiliki peluang yang luas dalam dunia kerja. Perlu diingat bahwa penekanan program S1 adalah membentuk pola pikir yang logis dan sistematis, termasuk kemandirian dalam berpikir dan bertindak. Bidang kerja/profesi terus berkembang seiring perkembangan zaman, bersikap aktif dan terbuka akan memberikan banyak kesempatan pada diri sendiri. Pada akhirnya, Anda yang harus membuat keputusan dan berkomitmen untuk menjalaninya. Semoga bermanfaat, terima kasih.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by <a href="http://www.nizayn.co.cc" rel="nofollow">Rezfinal Mardhan</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/05/02/konsultasi/apa-perkerjaaan-yang-cocok-buat-saya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saya ingin bekerja di perusahaan yang menyediakan karir untuk saya</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/04/26/konsultasi/saya-ingin-bekerja-di-perusahaan-yang-menyediakan-karir-untuk-saya/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/04/26/konsultasi/saya-ingin-bekerja-di-perusahaan-yang-menyediakan-karir-untuk-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 01:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><a href="http://nasrul-share.blogspot.com" rel="nofollow">Achmad Nasrullah</a></dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[fresh graduate]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[lamaran]]></category>

		<category><![CDATA[manager]]></category>

		<category><![CDATA[supervisor]]></category>

		<category><![CDATA[teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=959</guid>
		<description><![CDATA[Saya adalah fresh graduate  2 bulan yang lalu, namun saya sudah bekerja 2 tahun semenjak saya masih kuliah, saya jurusan teknik industri dengan IPK 2.81 di UPN Jatim, saya ingin mengembangkan karir di bidang manajemen seperti supervisor sampai dengan manager. Akan tetapi pengalaman saya adalah di bidang teknik dan service mesin, apakah saya bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Saya adalah fresh graduate  2 bulan yang lalu, namun saya sudah bekerja 2 tahun semenjak saya masih kuliah, saya jurusan teknik industri dengan IPK 2.81 di UPN Jatim, saya ingin mengembangkan karir di bidang manajemen seperti supervisor sampai dengan manager. Akan tetapi pengalaman saya adalah di bidang teknik dan service mesin, apakah saya bisa memasuki dunia managemen dengan ijazah yang saya miliki sekarang? Karena saya sudah melamar dengan belasan resume dan CV tetapi sampai sekarang tidak ada panggilan interview, apakah pengalaman saya sebagai engineer tidak bisa membantu saya untuk mendapatkan posisi tersebut? Apakah IPK saya terlalu kecil untuk diterima di posisi tersebut? Apakah saya tergolong </em><em>fresh graduate biasa ataukah saya </em><em>fresh graduate yang berpengalaman di mata perusahaan untuk posisi tersebut? Apakah saya harus mulai nol untuk memasuki posisi baru? Mohon bantuannya, terima kasih</em></p>
<p><em>Achmad</em></p>
<p>Dear Sdr. Achmad,</p>
<p>Posisi supervisor hingga manager memerlukan kemampuan memimpin dan mengelola orang lain, untuk memastikan proses kerja berjalan sesuai target. Untuk fresh graduate, biasanya perusahaan masih menekankan pada kemampuan teknis, untuk selanjutnya mempelajari dan mengembangkan pemahaman lebih luas tentang perusahaan dan lingkup bisnis. Pengalaman Anda bekerja sambil kuliah merupakan nilai tambah, di antaranya menunjukkan adanya motivasi internal dan kemauan untuk kerja keras. Akan tetapi, perusahaan memiliki pertimbangan terkait kemampuan manajerial pelamar/kandidat untuk posisi supervisor. Saran kami, evaluasi kembali posisi dalam surat lamaran dengan melihat pengalaman selama ini. Fokuslan pada nilai tambah dan kekuatan yang ada, misal adanya mesin khusus yang pernah ditangani dsb. Anda tidak perlu terlalu cemas karena kesempatan untuk menapaki karir manajerial tetap terbuka. Semoga bermanfaat, terima kasih.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by <a href="http://nasrul-share.blogspot.com" rel="nofollow">Achmad Nasrullah</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/04/26/konsultasi/saya-ingin-bekerja-di-perusahaan-yang-menyediakan-karir-untuk-saya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Karir bagi divisi support</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/04/25/konsultasi/karir-bagi-divisi-support/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/04/25/konsultasi/karir-bagi-divisi-support/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 01:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[divisi]]></category>

		<category><![CDATA[interaksi]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[kerjasama]]></category>

		<category><![CDATA[support]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=752</guid>
		<description><![CDATA[Saya seringkali berpandangan bahwa karir kita bergantung pada bagian mana kita ditempatkan, misalnya orang bilang ada bagian yang basah atau bagian exclusive dan kesayangan perusahaan. Apa yang harus saya lakukan apabila saya ada di bagian support dan mungkin sepertinya kurang berkelas dibanding bagian lain. Bagaimana cara meningkatkan karir saya? Di bagian ini saya mempunyai atasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Saya seringkali berpandangan bahwa karir kita bergantung pada bagian mana kita ditempatkan, misalnya orang bilang ada bagian yang basah atau bagian exclusive dan kesayangan perusahaan. Apa yang harus saya lakukan apabila saya ada di bagian support dan mungkin sepertinya kurang berkelas dibanding bagian lain. Bagaimana cara meningkatkan karir saya? Di bagian ini saya mempunyai atasan yang cukup baik dan bisa diajak bekerjasama, hanya memang kurang menonjol di banding bagian lain. Apakah mungkin divisi support bisa jadi bagian yang diperhitungkan dan tidak dipandang remeh bagian lain? Mohon masukannya.</em></p>
<p><em>Rina</em></p>
<p>Dear Sdr.Rina,</p>
<p>Jika boleh kami usulkan, karir sebenarnya bergantung pada usaha dan keyakinan diri sendiri. Artinya, tidak bergantung pada bagian/divisi bahkan perusahaan semata, melainkan interaksi mutual yang &#8216;dikendalikan&#8217; &amp; dimulai oleh diri sendiri. Divisi support maupun lainnya memiliki kesempatan sama untuk tampil dan berperan penting dalam rantai bisnis/perusahaan. Dalam divisi ini, Anda memiliki kesempatan untuk mempertajam kemampuan kerjasama dan menjalin interaksi dengan divisi lain. Bukankah ini kesempatan yang terbuka untuk menjadi divisi maupun karyawan handal?</p>
<p>Modal lain yang Anda miliki adalah memiliki atasan yang dapat diajak kerjasama. Artinya, kemungkinan ada kecocokan personal yang dapat menguatkan potensi kerjasama melebihi tugas/job des. Buka diri sehingga peka terhadap proses dan lingkungan yang ada. Anda juga dapat membaca tips sederhana dalam artikel berikut: <a href="http://konsultankarir.com/2012/04/21/artikel/mengembangkan-karir-2/">http://konsultankarir.com/2012/04/21/artikel/mengembangkan-karir-2/</a>. Semoga bermanfaat, terima kasih.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by Rina.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/04/25/konsultasi/karir-bagi-divisi-support/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selalu gagal dalam setiap test dan interview</title>
		<link>http://konsultankarir.com/2012/04/24/konsultasi/selalu-gagal-dalam-setiap-test-dan-interview/</link>
		<comments>http://konsultankarir.com/2012/04/24/konsultasi/selalu-gagal-dalam-setiap-test-dan-interview/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 07:42:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liely</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<category><![CDATA[administrasi]]></category>

		<category><![CDATA[interview]]></category>

		<category><![CDATA[karier]]></category>

		<category><![CDATA[pelamar]]></category>

		<category><![CDATA[seleksi]]></category>

		<category><![CDATA[STAR]]></category>

		<category><![CDATA[test]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultankarir.com/?p=730</guid>
		<description><![CDATA[Saya mempunyai masalah dalam interview dan test yang selalu gagal. Padahal banyak sekali panggilan dan test di perusahaan pemerintah, perusahaan-perusahaan terkenal maupun perusahaan berkembang. Namun, setelah interview pertama tersebut saya tidak pernah ada kelanjutannya. Padahal saya telah memiliki pengalaman kerja. Apa dalam proses recruitment sangat bergantung pada nilai IPK yang tinggi?
Saya meyukai pekerjaan di bidang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Saya mempunyai masalah dalam interview dan test yang selalu gagal. Padahal banyak sekali panggilan dan test di perusahaan pemerintah, perusahaan-perusahaan terkenal maupun perusahaan berkembang. Namun, setelah interview pertama tersebut saya tidak pernah ada kelanjutannya. Padahal saya telah memiliki pengalaman kerja. Apa dalam proses recruitment sangat bergantung pada nilai IPK yang tinggi?</em></p>
<p><em>Saya meyukai pekerjaan di bidang administrasi dan accounting dan saya tipe orang yang tidak banyak bicara, keras, suka dengan penampilan rapi, bersih, teratur, jujur, terlalu apa adanya.<br />
Apa bidang pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan kepribadian saya? Bagaimana saya harus bersikap saat interview?</em></p>
<p><em>Mohon jawabannya, agar dapat memberikan masukkan dan saya dapat memperbaiki ataupun merubah kepribadian saya tersebut.</em></p>
<p><em>Terima kasih</em></p>
<p><em>Liely</em></p>
<p>Dear Sdr. Liely,</p>
<p>Pertama, interview tidak bergantung pada IPK, persyaratan IPK biasanya merupakan bagian dari seleksi administrasi, sebelum panggilan interview maupun proses seleksi lainnya. Selanjutnya, ada beberapa tujuan interview, di antaranya sebagai proses <em>screening</em>/ seleksi awal, interview mendalam yang merupakan bagian dari proses assessment, dan interview user (dengan pihak yang akan bekerjasama langsung-sesuai bagian/posisi yang dilamar). Pada interview awal, biasanya dilakukan oleh pihak internal yang bertujuan untuk mengetahui motivasi pelamar. Jika perusahaan akan menawarkan posisi berbeda selain yang dilamar, biasanya juga diinformasikan dalam interview awal ini untuk melihat minat pelamar sebelum proses seleksi lebih lengkap.</p>
<p>Untuk interview yang merupakan bagian dari proses asessment, biasanya dilakukan oleh konsultan (eksternal), kecuali jika proses asessment dilakukan oleh HRD internal. Untuk proses ini, hasil rekomendasi konsultan tidak hanya dari satu tahap melainkan integrasi dari beberapa proses. Sementara untuk interview dengan user, biasanya dilakukan setelah melewati proses seleksi (tes) sebelumnya. Oleh karena itu, penekanan dalam interview ini lebih untuk mencari kecocokan antara dua pihak, baik user maupun kandidat/pelamar.</p>
<p>Secara general, proses seleksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan (SDM) perusahaan yang mengacu pada kompetensi yang dibutuhkan, misal kerjasama tim, kemampuan menyusun rencana kerja atau inisiatif. Selain itu, ada faktor lain yang juga menjadi pertimbangan yakni iklim dan lingkup bisnis perusahaan. Misalnya, karyawan yang dibutuhkan perusahaan manufaktur berbeda dengan di perbankan, meskipun sama-sama untuk posisi administrasi.</p>
<p>Salah satu tips untuk menghadapi seleksi wawancara adalah berlatih menjawab pertanyaan dengan metode STAR <em>(situation, task, action &amp; result)</em>. Metode ini memudahkan Anda untuk menjawab lebih sistematis dan detil. Semoga bermanfaat &amp; terima kasih <img src='http://konsultankarir.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salam,</p>
<p>Tim Konsultankarir.com</p>
<p>This post was submitted by Liely.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://konsultankarir.com/2012/04/24/konsultasi/selalu-gagal-dalam-setiap-test-dan-interview/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

